Hasan Aminuddin, Gus Ipul dan Khofifah Berebut Tiket Pilgub Jatim dari Nasdem

SURABAYA – Dua nama bacagub Jatim yaitu Saifullah Yusuf dan Khofifah Indar Parawansa hingga saat ini masih menarik perhatian partai Nasdem Jatim untuk didukung di Pilgub Jatim 2018 mendatang.

Ketua DPW Partai Nasdem Jatim, Rendra Kresna mengatakan hingga saat ini DPP Partai Nasdem masih tetap berkomitmen tertarik mendukung dua calon tersebut.

“Entah itu nantinya rekomendasi jatuh di Saifullah Yusuf (Gus Ipul) atau jatuh ke Khofifah Indar Parawansa. DPP Partai Nasdem punya pertimbangan lain untuk menyiapkan dua nama tersebut di Pilgub Jatim,” ungkapnya saat penyerahan daging Kurban di DPW Partai Nasdem Jatim, Ahad (3/9).

Pria yang juga Bupati Malang ini mengatakan dua nama tersebut, berdasarkan survey dari DPP Partai Nasdem, selalu tinggi baik dari segi popularitas maupun elektabilitas.

”Naik turun dan saling salip menyalip surveinya,” sambungnya.

Sementara itu, untuk bakal calon wakil Gubernur Jatim, Rendra Kresna berharap salah satu diantara dua kandidat bacagub Jatim tersebut untuk menggandeng kader internal Partai Nasdem.

”Kami punya kader berkualitas yang layak menjadi cawagub Jatim yaitu Hasan Aminuddin. Beliau sangat pantas sebagai cawagub Jatim dari partai Nasdem,” tandasnya. (Setya/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Nasionalisme Kita: Rizal Ramli, Tak berkompromi Dengan Urusan Harga Diri Bangsa

Saat ini Rizal mempersoalkan isu Freeport, kenapa kita beli? kan itu punya kita sendiri setelah berakhir kontrak dua tahun lagi? Lalu orang-orang yang tidak suka pikiran Rizal atau merasa professor pintar atau merasa Rizal oposisi yang iri sama Jokowi, mengolok-olok Rizal sebagai goblok atau pengkhianat atau iri dan dengki atau tidak faham, dan lain sebagainya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.