Hanya Kalah Tipis di QC, Pasangan “Asyik” Masih Berpeluang Menang

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Data hitung cepat atau quick count (QC) berbagai lembaga survei di pemilihan Gubernur Jawa Barat, hingga Rabu (27/6) malam, telah masuk 100 persen. Hampir keseluruhan lembaga survei menempatkan pasangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) unggul atas tiga pasangan lainnya.

Namun kemenangan Rindu di quick count ini dengan selisih suara yang amat tipis dari pasangan nomor urut tiga, Sudrajat-Syaikhu (Asyik).

Lembaga survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) dengan data masuk 100 persen, menempatkan pasangan Rindu dengan perolehan suara 32,26 persen, berbanding 29,58 persen untuk pasangan Asyik, atau hanya selisih 2,68 persen.

“Khusus Jabar, riskan memutuskan dengan berpatokan pada hasil qucik count bahwa Ridwan Kamil menang. Selisihnya hanya 2,68 persen, sangat kecil. Bila memperhitungkan margin of error 1,2 persen, maka selisihnya dengan Sudrajat hanya 0,2 persen,” kata peneliti SMRC Ade Armando, di Jakarta, Rabu (27/6).


Ade mengungkapkan bahwa hasil quick count di Pilgub Jabar ini cukup mengejutkan. Pasalnya pasangan Asyik dari berbagai survei yang dilakukan lembaganya sebelum hari pencoblosan, berada diurutan ketiga dengan persentase 10 persen-an.

Hasil quick count final dari SMRC untuk Pilgub Jabar 2018.

Lebih lanjut Ade mengatakan bahwa dengan hasil quick count yang mengejutkan tersebut, dengan selisih yang sangat tipis, belum tentu pada perhitungan resmi dari KPU nanti Ridwan Kamil yang akan menang.

“Bisa saja Sudrajat yang menang. Oleh karena itu, sebaiknya warga Jabar bersabar menunggung hasil pengumuman resmi dari KPU,” ujarnya.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Nikmat Allah Jangan Dustakan

Kenapa anak itu bahagia? Karena dia tahu berterimakasih dan menghargai hadiah yang didapatnya.

121 KOMENTAR

  1. Sehebat apapun strategi dan usaha manusia untuk menjegal atau memfitnah makhluk Tetap KETENTUAN ALLAH yg tertulis di LAUHUL MAFHUD itu yg paling BENAR KRN ITU YG TERBAIK DARI ALLAH dan jokowilah sampai 2019 pemimpin yg di PILIH ALLAH dan selamat buat kang Emil tinggal tunggu itungan KPU

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.

Indonesia Kecam Dewan Kota Oxford Yang Berikan Penghargaan Pada Benny Wenda

Pemerintah Indonesia mengecam keras pemberian penghargaan oleh Dewan Kota Oxford, Inggris, kepada Benny Wenda, anggota kelompok gerakan separatis Kemerdekaan Papua Barat.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Kasus Korupsi Jasmas, Wakil Ketua DPRD dari Gerindra Ini Dijebloskan ke Rutan Medaeng

Wakil Ketua DPRD Surabaya dari Partai Gerindra, Darmawan (Aden) usai diperiksa sebagai saksi terkait aliran dana Jasmas senilai Rp4,9 miliar yang bermasalah tersebut, Selasa (16/7) langsung ditahan penyidik Kejari Tanjung Perak.

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

Ucapkan Selamat Pada Jokowi, Prabowo: Kami Siap Membantu Jika Diperlukan

Prabowo juga menyatakan kesiapannya untuk membantu pemerintahan Jokowi bila diperlukan untuk kepentingan rakyat. “Menjadi Presiden itu mengabdi. Masalah yang dihapi besar, kami siap membantu kalau diperlukan untuk kepentingan rakyat,” ujar Prabowo.

Jokowi-Prabowo Bertemu, Berakhirlah Era Cebong-Kampret

Akhirnya Presiden terpilih dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi bertemu dengan calon Presiden Prabowo Subianto. Pertemuan bersejarah itu terjadi di stasiun Moda Raya Terpadu (MRT) Lebak Bulus Jakarta Selatan, Sabtu (13/7) pukul 10.00 WIB.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Caleg Gerindra Terpilih Wajib Setor Ratusan Juta ke Partai Sebelum Dilantik, Begini Penjelasannya

Seluruh Calon Anggota Legislatif (caleg) dari Partai Gerekan Indonesia Raya (Gerindra) yang terpilih pada Pileg 2019, harus siap-siap kembali merogoh kantong sebelum dilantik sebagai anggota legislatif.

Pakar Gempa AS Minta Maaf ke Masyarakat NTB Atas Prediksi Potensi Gempa di Lombok

Ahli geologi dan kegempaan asal Amerika Serikat, Prof Ron A Harris meminta maaf kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas pernyataanya mengenai hasil penelitian potensi gempa di selatan Lombok, sehingga membuat rasa takut masyarakat.