Gatot, TGB dan AHY Masuk Radar Gerindra Sebagai Cawapres Prabowo

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Partai Gerindra memastikan kembali akan mengusung Ketua Umumnya, Prabowo Subianto sebagai calon Presiden dalam Pilpres 2019 mendatang. Direncanakan deklarasi pencapresan Prabowo akan dilakukan pada tanggal 11 April 2018 di Jakarta.

“Kami menjadwalkan tanggal 11 April ini. Mudah-mudahan tidak meleset,” kata Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani di Jakarta kepada media, Selasa (27/3).

Ketika ditanya soal calon wakil presiden (cawapres) yang akan mendampingi Prabowo, Muzani mengatakan Partai Gerindra masih menyeleksi sejumlah bakal calon Wakil Presiden.

“Figur wakil presiden yang akan mendampingi Prabowo Subianto haruslah populer, dapat bekerja sama dengan calon presiden, dan dapat memenangkan pasangan capres-cawapres pada Pemilu 2019,” jelasnya.

Sementara itu ditempat terpisah, Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono mengatakan bahwa partainya telah mempertimbangkan sejumlah nama yang akan mendampingi Prabowo sebagai cawapres.

Diantara nama-nama yang dipandang potensial tersebut, kata Ferry, adalah Jendral TNI Gatot Nurmantyo, kader Partai Demokrat yang juga Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB), serta Komandan Satuan Tugas Bersama (Kogasma) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.

Selain ketiga nama tersebut, lanjut Ferry, Anies Baswedan mendapatkan perhatian khusus karena memiliki kedekatan spesial dengan Gerindra.

“Kalau soal Pak Anies kebetulan memang berdasarkan hasil survei termasuk yang elektabilitas baik, selain Pak Gatot Nurmantyo serta TGB dan AHY,” kata Ferry kepada media di Jakarta, Selasa (27/3).

Namun ditegaskan juga oleh Ferry bahwa belum ada keputusan siapa cawapres yang akan mendampingi Prabowo di Pilpres mendatang.

“Soal cawapres sama sekali belum dibahas. Kita baru tuntaskan pembicaraan soal Pak Prabowo sebagai capres,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

9 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER