Fahri Benarkan Setnov Kirim Surat ke DPR agar Tidak Dilengserkan

1
86
Fahri Hamzah
Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR, Rabu (18/10/2017). (Foto: Herdi/SERUJI)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah membenarkan Ketua DPR Setya Novanto mengirimkan surat kepada Pimpinan DPR RI agar posisinya tidak diganti, dan memberikan informasi bahwa Ketum Partai Golkar mengambil keputusan untuk memproses atau menunda pergantian pimpinan DPR sampai proses hukum diselesaikan.

“Karena beliau Ketum yang sah maka tentu sesuai dengan UU MD3 tidak ada surat dari DPP Partai Golkar yang mengusulkan pergantian pimpinan,” kata Fahri di Jakarta, Selasa (21/11).

Dia mengatakan, surat akan menunjukkan bahwa Fraksi Partai Golkar tidak akan mengusulkan pergantian pimpinan.

Menurut dia, karena tanpa ada mandat Ketum Golkar dengan tanda tangan asli atau sekjen, maka surat pergantian Pimpinan DPR tidak bisa diterima.

“Karena syarat pengajuan pimpinan DPR RI dalam UU MD3 mensyaratkan harus adanya tanda tangan Ketum dan Sekjen yang asli bukan Plt atau pengganti,” ujarnya.

Selain itu, menurut dia, persoalan kode etik yang berjalan di Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) dan pemeriksaan pembuktian tentu tidak bisa dilakukan karena beliau sebagai tahanan.

Karena itu, menurut dia, untuk amannya proses di MKD sebaiknya menggunakan pasal apabila sudah ditetapkan sebagai terdakwa maka baru yang bersangkutan bisa diproses.

“Saya kira itu akan lebih mudah bagi MKD daripada melakukan pemeriksaan yang akan memerlukan kehadiran saksi-saksi termasuk beliau sendiri,” katanya.

Sebelumnya, beredar surat yang ditandatangani Setya Novanto yang ditujukan kepada Pimpinan DPR.

Dalam surat itu disebutkan bahwa dirinya saat ini sedang menghadapi kasus hukum dugaan korupsi proyek KTP Elektronik, sehingga memohon kepada Pimpinan DPR untuk memberikan kesempatan kepadanya membuktikan tidak ada keterlibatan dalam kasus tersebut.

Selain itu Novanto juga meminta Pimpinan DPR untuk sementara waktu tidak diadakan rapat pleno, Sidang MKD terhadap kemungkinan pe-nonaktifan dirinya sebagai Ketua DPR dan selaku anggota DPR.

(Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Setya Novanto dan KPK

Setnov Hadiri Sidang Perdana Pembacaan Dakwaan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Setya Novanto menghadiri sidang perdana pembacaan dakwaan kasus dugaan tindak pidana korupsi KTP-elektronik (KTP-el) di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor)...
Satgas Pangan sidak harga sembako

Pedagang Naikkan Harga Sepihak, Polres Akan Tindak Tegas

CIANJUR, SERUJI.CO.ID - Polres Cianjur, Jawa Barat, akan menindak tegas agen dan pedagang yang bermain menaikkan harga secara sepihak sehingga berdampak terhadap keresahan di...
BPJS Kesehatan

Pemerintah: Penyakit Katastropik Tetap Dijamin BPJS

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan menegaskan pembiayaan penyakit katastropik akan tetap dijamin dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan oleh Badan...

KANAL WARGA TERBARU

KH. Luthfi Bashori

Jangan Makan Daging Biawak

Konon, di Mina pada kisaran tahun 1990-an, saat berlangsung ibadah mabit dan lempar Jumrah di musim haji, banyak sekali para pendatang dari berbagai daerah...
Untitled

Utopia Share Syndrome

Hadirnya media sosial di tengah kerasnya kehidupan telah melahirkan "penyakit" baru yang bolehlah saya sebut dengan istilah "Share Syndrome". Sederhananya, Share Syndrome adalah semacam...

Max Havelaar dan AMDK Ummat

Dowwes Dekker adalah salah satu pencabut tonggak kejam kolonialisme di bumi Nusantara. Ia menjadi amtenaar saat Gubernur Jenderal Johannes van den Bosch memaksa penduduk...