Fahira: Jawara Akan Ditempatkan Lebih Banyak di TPS Rawan

2
263
Relawan Bang Japar bersama Senator Jakarta Fahira Idris dan Cawagub Sandiaga Uno. (foto: Istimewa)

JAKARTA – Inisiator Relawan Bang Japar atau Kebangkitan Jawara dan Pengacara untuk Anies-Sandi, Fahira Idris menyampaikan akan menempatkan lebih banyak relawan Bang Japar di TPS-TPS rawan di berbagai titik.

“Kita sudah selesai memetakan TPS-TPS mana saja yang rawan dan perlu mendapat pengawasan ekstra. TPS Rawan maksudnya adalah TPS yang berdasarkan hasil evaluasi putaran pertama terjadi kekisruhan ditambah TPS-TPS yang yang menurut kita pada putaran kedua ini berpotensi terjadi banyak permasalahan salah satunya soal DPT dan pemaksaan kehendak untuk dibolehkan memilih padahal tidak memenuhi syarat,” ujar Fahira, yang juga Senator asal Jakarta, melalui rilis yang diterima SERUJI hari ini, Selasa (18/4).

Fahira mengungkapkan, saat ini relawan Bang Japar sudah resmi menjadi bagian dari tim Advokasi Anies-Sandi yang memang sudah mempunyai izin untuk melakukan pengawasan di semua TPS yang ada di Jakarta serta dilengkapi dengan surat tugas, dan tanda pengenal.

Niat Bang Japar ikut mengawasi TPS, lanjut Fahira, adalah membantu penyelenggara pilkada, agar pilkada putaran kedua tidak hanya luber, tetapi juga jujur dan adil dengan menangkal tindakan intimidatif, curang dan arogan yang menganggu ketertiban di TPS.

“Dari sisi keamanan, para Jawara, jika dibutuhkan akan membantu mengamankan TPS dari oknum-oknum yang coba mengacau. Kami akan cegah dengan cara-cara yang elegan, bermartabat, dan tentunya sesuai koridor hukum. Sementara dari sisi hukum, para pengacara akan memastikan proses pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan aturan. Jadi saya mau ingatkan, kepada oknum-oknum yang sengaja ingin membuat kisruh pada 19 April nanti, urungkan niat Anda,” tegas Wakil Ketua Komite III DPD ini.

Fahira juga mengharapkan, masifnya berbagai dugaan pelanggaran pilkada terutama yang terjadi pada masa tenang, tidak berimbas pada ketenangan dan ketertiban hari pemungutan dan penghitungan suara nanti. Pasalnya, masa tenang yang seharusnya ‘mengistirahatkan’ semua warga Jakarta dari hingar bingar pilkada, malah harus menyaksikan berbagai dugaan praktik politik uang lewat temuan timbunan paket sembako di beberapa titik di Jakarta.

Menurut Fahira, adanya masa tenang dalam pilkada dimaksudkan agar semua warga Jakarta bisa tenang dan damai sebelum menunaikan haknya di TPS. Namun, yang terjadi sekarang malah sebaliknya. Oknum-oknum panik dan tidak bertanggungjawab masih saja mengganggu warga dengan cara-cara rendah.

“Bang Japar hari ini sudah berhasil menggagalkan salah satu upaya dugaan pembagian sembako pada masa tenang dan sudah dilaporkan oleh pihak yang berwenang. Saya himbau segera hentikan (pelanggaran di masa tenang), karena Anda akan berhadapan dengan kekuatan warga,” pungkas Fahira.

 

EDITOR: Arif R

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Soekarwo

Soekarwo: Jelang Pilkada Suasana Politik Jatim Akrab

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Gubernur Jawa Timur Soekarwo menilai suasana politik di Jatim akrab dan tidak ada perpecahan menjelang pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak pada...

DPD: Indonesia Berbagi Pengalaman Atasi Terorisme

HANOI, SERUJI.CO.ID - Wakil Ketua Dewan Perwakilan Daerah Nono Sampono mengatakan Indonesia berbagi pengalaman mengatasi aksi terorisme dalam upaya mendorong langkah bersama mencegah kejahatan tersebut. Dalam...

PSI Galang Dana Publik Untuk Partai

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan menggalang dana donasi publik untuk pendanaan partai dan mendorong perbaikan iklim politik di Tanah Air. "Agar independen, hanya...
Anugerah Humas

Website ITS Sabet Juara II Anugerah Humas Perguruan Tinggi

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya berhasil menyabet peringkat dua dalam ajang Anugerah Humas Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Koordinasi Perguruan...

Ketua MPR: Demokrasi Pancasila Jamin Kesetaraan

KUNINGAN, SERUJI.CO.ID - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menilai demokrasi Pancasila yang dianut Indonesia menjamin kesetaraan dan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia, sehingga implementasinya dibutuhkan...
loading...
fotozukifli

Paska Diperiksa, Ustadz Zukifli Muhammad Ali Diundang Live di TV Swasta Nasional

Berita tentang "penangkapan" ustadz baru-baru saja terjadi, dialami Ustadz Zukifli Muhammad Ali, yang ditetapkan sebagai tersangka dugaan menyebarkan kebencian berdasarkan SARA, lihat di berita...
tweet

Berjilbab Tapi Korupsi, Bukan Najwa Shihab

"Esensi Islam tidak terletak pada Pakaian yg dikenakan tapi pada Akhlak yg dilaksanakan (Gus Dur) Berhijab tp Korupsi, Najwa Sihab tak berhijab dapat Penghargaan Tokoh...
sumber: harianterbit

Peringatan 44 Tahun Peristiwa MALARI: Mengembalikan Reformasi yang Kita Mau

Pada 15 Januari 2018 lalu, bertepatan dengan 44 tahun Peristiwa 15 Januari 1974 yang lebih dikenal dalam catatan sejarah sebagai Peristiwa Malapetaka Lima Belas...