Dukung Prabowo-Sandiaga, Emak-emak di Madiun Serahkan Donasi Rp2,7 Juta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno menerima donasi dari emak-emak di Kota Madiun sebesar Rp2,7 juta untuk dana kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Sandiaga yang sedang melakukan kegiatan ‘Ngopi Bareng’ di GOR Wilis, Madiun, Jawa Timur, Sabtu (29/9), tidak menyangka dihampiri emak-emak yang yang menyerahkan donasi tersebut.

“Saya terharu, inilah yang akan membuat saya bekerja lebih keras lagi. Ini merupakan bentuk politik yang partisipatif dan aspiratif,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima SERUJI, di Jakarta, Sabtu (29/9).

Cawapres yang berpasangan dengan capres, Prabowo Subianto ini sebelumnya terkejut dengan seorang emak-emak yang langsung naik ke atas panggung dan memberikan uang di dalam kantong kresek. Uang tersebut terdiri atas pecahan Rp2000 hingga Rp50.000 yang memiliki total sekitar Rp2,7 juta.

“Saya akan gunakan uang ini sebaik-baiknya dan akan saya laporkan sebelum nantinya digunakan. Terima kasih banyak,” kata Sandiaga.

Dia meyakini partisipasi dari masyarakat memperlihatkan dukungan langsung untuk perubahan Indonesia yang lebih baik.

Dalam kegiatan ini, Sandiaga kembali menekankan pentingnya harga kebutuhan pokok yang terjangkau dan lapangan kerja yang terbuka seluas-luasnya bagi masyarakat akar rumput. (ARif R)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER