close

Dua Anak Presiden Ini Juga Mencuit Saat Prabowo “Ragu” Soal Unicorn

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ada kejadian menarik saat segmen inspiratif dalam Debat Capres putaran kedua yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Ahad (17/2) malam. Segmen yang berupa saling bertanya dan menanggapi dalam debat ini, menjadi ramai saat capres nomor urut 01, Jokowi bertanya pada capres 02, Prabowo Subianto.

Mengambil kesempatan bertanya, Jokowi menanyakan ke Prabowo soal infrastruktur yang akan dibangun untuk mengembangkan unicorn yang ada di Indonesia.

“Infrastruktur apa yang akan Bapak bangun untuk mendukung perkembangan unicorn Indonesia?” tanya Jokowi.

Prabowo Tampak Ragu Soal Istilah Unicorn

Prabowo saat menyapa masyarakat Jawa Tengah, Kamis (14/2/2019).


Sebelum menjawab, Prabowo nampak agak ragu dengan istilah unicorn yang disebut  Jokowi dalam pertanyaannya.

“Yang Bapak maksud unicorn? Maksudnya yang online-online itu, iya, kan?” kata Prabowo bertanya balik.

Hal itu menimbulkan keriuhan tidak saja di ruang acara Debat Capres putaran kedua dalam Pilpres 2019 ini, tapi juga membuat keramaian di dunia maya.

Anak Presiden Jokowi Ikut Mencuit soal Unicorn

Kaesang Pangarep resmi membuka bisnis kuliner “Sang Pisang” di Surabaya, Sabtu (24/3/2018). (foto:Devan/SERUJI)

Tidak kurang dua anak Presiden, Gibran Rakabuming Raka dan Kaesang Pangarep ikut mencuit soal unicorn ini lewat akun twitter mereka.

Kaesang langsung memanfaatkan keramaian soal unicorn ini untuk mempromosi usahanya, Sang Pisang.

“DALAM 5 TAUN KEDEPAN, SANG PISANG AKAN JADI STARTUP PISANG UNICORN,” tulis anak bungsu Presiden Jokowi ini lewat akunnya @Kaesangp, Ahad (17/2) malam

Hampir saat bersamaan, anak sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming juga mencuit soal unicorn, sambil mengutip sebuah akun yang menulis tagar #uninstallJokowi.

“Situ tau unicorn gak?” tulis Gibran di akunnya @Chilli_Pari, Ahad (17/2) malam.

Debat soal unicorn ini menjadi salah satu topik yang ramai dibahas warganet, karena menilai Prabowo tidak paham soal unicorn dan bisnis startup.

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Puasa: Detoksifikasi Dalam Kehidupan Bergelimang Racun

Penelitian juga menunjukkan bahwa pada saat puasa kadar DDT didapatkan meningkat dalam feses, urin dan keringat mereka yang sedang berpuasa. Ini lah salah satu manfaat utama puasa dalam bidang kesehatan, detoksifikasi, purifikasi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Media di Tengah Masyarakat Yang Terjangkit Post Truth

Bagi media, Post Truth itu sesungguhnya sangat menguntungkan. Karena di tengah masyarakat yang terjangkiti Post Truth mereka tidak sedang mencari kebenaran, tapi kesukaan.

Diskursus Jernih DAS Citarum

Melalui seminar ini, BPK ingin berperan memperbaiki sungai sepanjang 300 kilometer yang didapuk oleh Bank Dunia sebagai sungai terkotor di dunia tersebut.

Renungan Hari Tenang: Dari Indonesia Pusaka Hingga Tuhan Survei

Dan memang itulah tujuan tertinggi dari ritual pemilu. Kompetisi, adu gagasan, demonstrasi kepentingan, itu semua semacam gerak senam dan angkat beban dalam gymnasium.

Pasca Kericuhan 22 Mei, Polda Bali Laksanakan Razia Stasioner

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Bali melaksanakan...

Tiga Buruh Bangunan Jatuh ke Sungai, Satu Ditemukan Tewas

SUKABUMI, SERUJI.CO.ID - Tiga buruh bangunan yang sedang memasang...

Polres Surakarta Selidiki Kasus Penganiayaan Yang Sebabkan Korban Tewas

SOLO, SERUJI.CO.ID - Polres Kota Surakarta masih melakukan menyelidikan...

MK Tetap Terima Kelengkapan Data Gugatan Pemilu Meski Libur

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Mahkamah Konstitusi (MK) tetap menerima data...

Polres Kapuas Bentuk Tim Dalami Kasus Keracunan Massal

KUALA KAPUAS, SERUJI.CO.ID - Kepolisian Resor Kapuas, Kalimantan Tengah,...

Polisi Masih Tutup Jalan di Depan KPU RI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Jalan Imam Bonjol mengarah Jalan HOS...

TERPOPULER

Viral: Video Prajurit TNI AD Cegah Polisi Keroyok Peserta Aksi 22 Mei

Diduga video tersebut terkait dengan peristiwa unjuk rasa 22 Mei yang berlangsung di Jakarta, namun tidak diketahui dimana lokasi video tersebut diambil.

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi