Dokter UGD Tolak Setnov Karena Buronan KPK

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Dokter jaga Unit Gawat Darurat (UGD) RS Medika Permata Hijau Michael Chia Cahaya menolak memberikan diagnosa terhadap Setya Novanto dari Unit Gawat Darurat (UGD) adalah karena Setnov menjadi buronan KPK.

“Saya tanyakan lagi kenapa nggak mau terima dan dijawab oleh dr Michael, iya diakan buronan KPK. Setelah itu saya kembali menuju ruang IGD mengurus pasien,” kata perawat IGD RS Medika Permata Hijau Suhaidi Alfian dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) yang dibacakan di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (26/3).

BAP Suhaidi dibacakan saat ia bersaksi untuk dokter Bimanesh Sutarjo yang didakwa bekerja sama dengan advokat Fredrich Yunadi untuk menghindarkan ketua DPR Setya Novanto diperiksa dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi KTP elektronik.

“Dokter Alia menyampaikan kepada dokter Michael Chia Cahaya yang saat itu bertugas sebagai dokter jaga di IGD bahwa akan masuk pasien terdakwa yang bernama Setya Novanto dengan diagnosa penyakit hipertensi berat,” tambah Suhaidi.

Dalam dakwaan disebutkan bahwa pada 16 November 2017 pukul 17.30 WIB dokter Bimanesh juga datang ke RS Medika Permata Hijau menemui Michael di ruang IGD meminta dibuatkan surat pangantar rawat inap atas nama Setya Novanro dengan diagnosa kecelakaan mobil.

Baca juga: Perawat Sebut Tidak Ada Benjolan di Wajah Setnov

“Awalnya dokter Michael menolak karena dia belum memeriksa Setya Novanto,” ungkap Suhaidi.

Dokter Michael menolak karena untuk mangeluarkan surat pengantar rawat inap dari IGD harus dilakukan pameriksaan dahulu terhadap pasien.

Suhaidi yang sedang berjaga di IGD itu juga mengakui bahwa pengacara Setnov saat itu Fredrich Yunadi datang meminta agar Setnov dapat dirawat.

“Saya ketemu dengan Pak Fredrich, dia berkacamata, botak, pakai tulisan advokat,” tambah Suhaidi. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER