Dituduh PDI-P Tak Maksimal Bantu Ahok, Ketum Golkar Membantah

3
123
setya novanto
Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menepis anggapan soal partai-partai koalisi pengusung Ahok -Djarot yang dianggap tidak bekerja maksimal. Dia memastikan, Golkar dan parpol pengusung lainnya diluar PDI Perjuangan sudah berjuang keras untuk menjadikan Ahok-Djarot pemenang Pilkada DKI 2017 ini.

“Semuanya kita bekerja dengan keras saya rasa ya. Dan seluruh relawan partai Golkar ada di TPS-TPS. Apalagi untuk dua bulan kedepan. Kita sudah turun ke tempat-tempat yang kita perjuangkan,”  kata pria yang akrab disapa Setnov usai melantik DPP AMPI 2016-2021 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin 20 Februari 2017 malam.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya tengah bergerak melakukan pendekatan terhadap partai-partai politik pengusung pasangan Agus Yudhoyono untuk merapat dan memberikan dukungan nyata kepada pasangan Ahok-Dajrot dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

“Golkar terus mendekat ke parpol lain agar bisa merapat mendukung saudara Ahok,” tambah Setnov.

Dia pun berharap dengan komunikasi yang relatif sering disertai penjabaran misi atau pencapaian Ahok selama memimpin DKI, bisa dijadikan nilai jual untuk menggaet dukungan.

“Saya harus betul-betul fleksibel. Tentu harus betul-betul intens komunikasi pada partai-partai yang ingin melihat pemimpin berpengalaman. Hasil komunikasi ya menentukan. Seperti pak Djan faridz telpon ke saya. Ya saya terima kasih ya beliau sudah komitmen bersama kadernya untuk juga ikut lobi-lobi dengan partai lain,” beber dia sebagaimana dilaporkan Liputan6.com

Sebelumnya Ketua DPP PDIP Trimedya Pandjaitan menilai kinerja partai politik pendukung Ahok – Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak maksimal.

“Kami melihatnya seperti itu, kalau kita berpegangan pada pileg kita lihat 49 persen PDIP, Golkar dan Nasdem. Mungkin strateginya, kalau PDIP kan jelas kerja-kerja ke bawahnya,” ujar Trimedya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Februari 2017.

Dia berharap, dalam putaran kedua nanti, semua parpol pendukung bisa bersinergi dan kerja lebih keras lagi agar dapat memenangkan jagoannya.

“Kita harapkan kepada Golkar ini, walaupun di akhir-akhir dia akhirnya kencang. Nah partai lain juga kita harapkan sama upayanya, kerja kerasnya. Kalau itu terjadi kita optimistis menang di putaran kedua,” harap Trimedya.

EDITOR : Yus Arza

 

BAGIKAN
loading...

3 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA TERBARU

Sri Untari

Jadi Cawagub Khofifah, PDIP Akan Pecat Emil Dardak Sebagai Kader

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - PDI Perjuangan akan memecat dengan mencabut kartu tanda anggota (KTA) Bupati Trenggalek Emil Elistianto Dardak sebagai kader partai. Hal ini dilakukan...

Tentukan Nasib Novanto, Inilah Keputusan Rapat Pleno Partai Golkar

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Rapat Pleno Partai Golkar baru saja berakhir. Rapat yang dimulai pukul 13.00 WIB ini menghasilkan beberapa keputusan. Antara lain, Rapat Pleno ‎memutuskan...
sawah tercemar

Diberi Dana Tali Asih, Petani Tetap Tuntut PT Mitrabara Bayar Ganti Rugi Yang Sesuai

MALINAU, SERUJI.CO.ID - PT Bara Dinamika Muda Sukses (BDMS) menyerahkan dana tali asih sebesar Rp500 juta kepada petani sebagai bentuk ucapan permohonan maaf atas tercemarnya...

KANAL WARGA TERBARU

skripsi

Ingin Tulisan “WARGA SERUJI” Dibaca Banyak Pengunjung? Cobalah Trik Ini

SERUJI.CO.ID - Untuk menghasilkan tulisan yang enak dibaca dan membuat pembaca selalu menanti tulisan-tulisan anda di kanal "WARGA SERUJI", saya coba berikan sedikit petunjuk...
follow-leader

Menjadi Seorang Pemimpin

Seorang leader/pemimpin harus memiliki jiwa melayani. Pemimpin yang baik berasal dari pengikut yang baik. Cara menjadi pengikut yang baik adalah dengan mendengar, menjadi seorang...

KAPAN PEMIMPIN HARUS DIPATUHI ?

Luthfi Bashori Suatu saat Rasulullah SAW mengirim satu pasukan dan mengangkat seorang Anshar sebagai pemimpin, serta memerintahkan agar seluruh pasukan mematuhi pemimpinnya. Di tengah jalan, tiba-tiba...