Dituduh PDI-P Tak Maksimal Bantu Ahok, Ketum Golkar Membantah

3
129
setya novanto
Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto.

JAKARTA – Ketua Umum Partai Golkar Setya Novanto menepis anggapan soal partai-partai koalisi pengusung Ahok -Djarot yang dianggap tidak bekerja maksimal. Dia memastikan, Golkar dan parpol pengusung lainnya diluar PDI Perjuangan sudah berjuang keras untuk menjadikan Ahok-Djarot pemenang Pilkada DKI 2017 ini.

“Semuanya kita bekerja dengan keras saya rasa ya. Dan seluruh relawan partai Golkar ada di TPS-TPS. Apalagi untuk dua bulan kedepan. Kita sudah turun ke tempat-tempat yang kita perjuangkan,”  kata pria yang akrab disapa Setnov usai melantik DPP AMPI 2016-2021 di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta, Senin 20 Februari 2017 malam.

Dia melanjutkan, saat ini pihaknya tengah bergerak melakukan pendekatan terhadap partai-partai politik pengusung pasangan Agus Yudhoyono untuk merapat dan memberikan dukungan nyata kepada pasangan Ahok-Dajrot dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta.

“Golkar terus mendekat ke parpol lain agar bisa merapat mendukung saudara Ahok,” tambah Setnov.

Dia pun berharap dengan komunikasi yang relatif sering disertai penjabaran misi atau pencapaian Ahok selama memimpin DKI, bisa dijadikan nilai jual untuk menggaet dukungan.

“Saya harus betul-betul fleksibel. Tentu harus betul-betul intens komunikasi pada partai-partai yang ingin melihat pemimpin berpengalaman. Hasil komunikasi ya menentukan. Seperti pak Djan faridz telpon ke saya. Ya saya terima kasih ya beliau sudah komitmen bersama kadernya untuk juga ikut lobi-lobi dengan partai lain,” beber dia sebagaimana dilaporkan Liputan6.com

Sebelumnya Ketua DPP PDIP Trimedya Pandjaitan menilai kinerja partai politik pendukung Ahok – Djarot di Pilkada DKI Jakarta 2017 tidak maksimal.

“Kami melihatnya seperti itu, kalau kita berpegangan pada pileg kita lihat 49 persen PDIP, Golkar dan Nasdem. Mungkin strateginya, kalau PDIP kan jelas kerja-kerja ke bawahnya,” ujar Trimedya di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu, 18 Februari 2017.

Dia berharap, dalam putaran kedua nanti, semua parpol pendukung bisa bersinergi dan kerja lebih keras lagi agar dapat memenangkan jagoannya.

“Kita harapkan kepada Golkar ini, walaupun di akhir-akhir dia akhirnya kencang. Nah partai lain juga kita harapkan sama upayanya, kerja kerasnya. Kalau itu terjadi kita optimistis menang di putaran kedua,” harap Trimedya.

EDITOR : Yus Arza

 

Komentar

BACA JUGA
Hi-Tech jadi Pusat Kesenian

Hi-Tech Mall Akan Dijadikan Pusat Kesenian, Pemkot Tetap Beri Kesempatan Pedagang IT

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pemerintah Kota Surabaya optimis bisa menjadikan gedung Hi-Tech Mall, di jalan Kusuma Bangsa, sebagai pusat kesenian, tanpa menghilangkan ratusan pedagang IT...
Balok grider ambruk

Maraknya Kecelakaan Konstruksi, Fahira: Membangun Jangan Asal Cepat Diresmikan

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Komite III DPD RI Fahira Idris menyoroti maraknya kecelakaan konstruksi belakangan ini, apalagi selain menimbulkan korban jiwa dan merugikan publik juga...
ustadz abdul somad

Ustadz Abdul Somad Resmikan Gerai 212 di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID - Ustadz Abdul Somad meresmikan gerai 212 Mart di Jalan Merdeka Kota Dumai, yang merupakan unit usaha pertama dengan keanggotaan koperasi 380 orang...

Habib Rizieq Batal Pulang, Ustadz Bachtiar Nasir: Khawatir Keamanan Indonesia Kacau

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab mengurungkan kepulangannya ke Indonesia diketahui khawatir dengan kondisi keamanan Indonesia yang kacau....
Agus Hermanto

DPR: MD3 Sah Meskipun Presiden Tidak teken

JAKARTA, SERUJI.CO.ID -  Wakil Ketua DPR RI Agus Hermanto mengatakan Perubahan Kedua Undang-Undang nomor 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, DPRD (UU MD3) tetap...
loading...
images (3)

Fahri Vs KPK, Senjata OTT dan JC Ampuh?

Berkali-kali KPK melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT), seringkali secara dramatis dan dibesar-besarkan media, layaknya pahlawan. Sayangnya, kebanyakan kelas kabupaten, bukan membongkar sindikat nasional dan...
1_2G1_0QFZyN75nPAxOeD_Lw

Judi dan Kompetisi

Miripkah? Agak. Adilkah? Tidak. Tapi kalau dilihat, kompetisi olahraga itu tidak lebih adil daripada judi. Contoh : tak mungkin tim basket Indonesia menang melawan...
images (1)

Garis 6: Tujuan Hidup

Apa tujuan hidup? Jadi pejabat? Jadi orang terkenal? Jadi orang kaya? Itu bukan tujuan hidup, karena pejabat bisa mati, orang terkenal pun tak selamanya...