Diserang Kampanye Hitam, Tim Sukses Deddy Mizwar Lapor ke Bawaslu

PURWAKARTA, SERUJI.CO.ID – Tim sukses pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi melaporkan dugaan “black campaign” atau kampanye hitam ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jabar, Senin (11/6).

Laporan itu terkait dengan beredarnya video seorang kakek yang menggunakan ikat kepala warna hitam yang memohon dukungan untuk pasangan Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi kepada sosok gaib.

“Itu terlihat seperti dukungan. Tetapi, kami memiliki analisa kalau video itu sebenarnya bentuk kampanye hitam yang nyata. Apalagi sengaja disebarkan,” kata Hotma Agus Sihombing, tim kuasa hukum tim sukses Deddy-Dedi, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta.

Mereka menilai hal tersebut bagian dari kampanye hitam karena peredaran video tersebut sama sekali tidak diketahui tim sukses pasangan Deddy-Dedi.

Itu dianggap sebagai bentuk kampanye hitam, karena video tersebut dinilai akan mendegradasi elektabilitas pasangan Deddy-Dedi. Selain itu, dampak negatif di tengah masyarakat pun akan terjadi akibat peredaran video itu.

Agus mengulangi pernyataannya saat menangani kasus deklarasi paranormal beberapa waktu lalu. Ia memastikan kalau pasangan Deddy-Dedi tidak pernah melibatkan hal metafisika maupun supranatural dalam proses pemenangan pada Pilgub Jabar.

Ia mengingatkan agar tim pasangan Deddy-Dedi tetap fokus terhadap sosialisasi program kerja, dan tidak perlu dilakukan aksi balas dendam kepada pihak yang membuat video tersebut.

Sementara itu, laporan yang disampaikan tim sukses Deddy-Dedi itu sendiri sudah teregister di Bawaslu Jabar dengan nomor 08/LP/PG/Prov/13.00/VI/2018. (Ant/Su02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Ruang Publik yang Manusiawi bersama Pancasila

Indeks dalam konteks ini telah berhasil mengucapkan sayonara pada ide sekularisme.

Al Ghazali dan Dendam Anak-Anak Revolusi

Di masa Orde Baru adalah anak-anak yang bapak/ibunya dibunuh atau dipenjarakan Suharto. Di masa ini mereka adalah anak-anak yang bapaknya dipenjarakan Jokowi karena berbeda pandangan politik.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.