Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

DUMAI, SERUJI.CO.ID – Calon presiden (capres) nomor urut 01, Jokowi mencicipi kopi produksi lokal di kota Dumai, Riau di kedai kopi Arabica usai menghadiri kampanye terbuka di kota tersebut, Selasa (26/3) malam.

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma’ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Di dalam kedai kopi sudah menanti puluhan warga yang ingin bersalaman dan ikut berswafoto bersama dengan Jokowi. Di luar kedai kopi bahkan ratusan warga sudah mengerumuni lokasi tersebut sejak sore.

Jokowi Dorong Produk Kopi Lokal Dumai untuk Go Global

Jokowi didampingi Iriana Jokowi saat kampanye di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Selasa (26/3/2019). (foto:istimewa)

Selain mencicipi kopi yang dibuat kedai tersebut, Jokowi juga mencicipi kopi susu yang dibuat oleh pengusaha kopi setempat yaitu ‘Vienna coffee’.

“Produk-produk unggulan seperti ini harus diangkat jangan sampai hanya jadi produk lokal saja, tapi kalau bisa dinasionalkan seperti Vienna Coffee, ini ini ini, hanya Rp12 ribu,” kata Jokowi

Jokowi pun mendorong kopi lokal tersebut untuk dapat sampai ke tingkat global.

“Rasanya internasional, harganya sangat lokal, rasanya global, rasa internasional, ini saya sampai habis,” tambah Jokowi, menunjukkan gelas kopinya yang sudah tiris.

Saat ditanya mana yang lebih enak antara Vienna Coffee dengan Kopi Jolo yang merupakan kedai kopi milik menantunya, Bobby Nasution, Jokowi hanya mengatakan keduanya sama-sama enak.

“Lebih mahal di sana, murah di sini, enak dua-duanya,” ucap Jokowi, samil tertawa.

Sambil menyeruput kopi, Jokowi tidak ketinggalan menyempatkan diri menyapa warga, berswafoto dan berjabat tangan.Tangan kanannya bahkan sampai ditempeli plester karena luka akibat bersalaman dengan warga

Editor:Hrn
Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER