Dianggap Lecehkan Islam, Tokoh Perempuan Aceh Kecam Sukmawati

BANDA ACEH, SERUJI.CO.ID – Tokoh perempuan Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal mengecam Sukmawati Soekarnoputri terkait puisinya yang diduga melakukan penistaan terhadap agama Islam.

“Kita semua dikejutkan dengan puisi yang dibacakan oleh anak Proklamator Kemerdekaan Indonesia (Sukmawati Soekarnoputri) dan kita mengecam Sukmawati terkait puisi itu,” kata mantan Wali Kota Banda Aceh itu di Banda Aceh, Rabu (4/4).

Ia mengakui, puisi yang dibacakan Sukmawati pada acara 29 Tahun Anne Avantie jelas penistaan terhadap agama Islam dan bahkan lebih parah dari yang pernah dilakukan mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

“Kita berharap pemerintah menindak tegas siapa saja yang melakukan penistaan agama Islam dan Sukmawati segera melakukan permintaan maaf kepada semua umat Islam di seluruh dunia dan yang terpenting lagi bertaubat dengan benar-benar taubat kepada Allah,” ujarnya.


Mantan Ketua Umum Dewan Pimpinan Cabang Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Banda Aceh ini juga mengutip salah satu hadits Rasulullah “Man arafa nafsah faqad arafa rabbah (siapa yang mengenal dirinya, ia mengenal Tuhannya)”.

BACA JUGA:  Dua Nama Ini Cocok Jadi Pasangan Khofifah

“Jika kita mengkaji hadist Rasulullah SAW ini jelas Sukmawati belum mengenal dirinya dan Rab (Tuhan) nya,” tutur Illiza.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Hukum Majelis Ulama Indonesia Anton Tabah Digdoyo mengatakan pihaknya menyerahkan kasus dugaan penistaan agama lewat puisi yang dibaca Sukmawati Soekarnoputri kepada polisi.

“Kami serahkan ke penegak hukum secara sungguh-sungguh karena penistaan agama derajat keresahannya sangat tinggi di masyarakat, pasalnya sangat berat,” kata Anton saat ditemui di kantornya Jakarta, Selasa (3/4).

Dia mengatakan, tanpa MUI melaporkan kasus Sukma, unsur masyarakat telah membawa kasus putri dari Presiden Soekarno tersebut ke kepolisian.

“MUI hanya mengakomodir. Kalau umat sudah melaporkan maka MUI tidak, kalau umat tidak ya MUI bisa lapor. Tapi, Alhamdulillah umat selalu respon dengan cepat,” kata Anton.

Sebagaimana diketahui, putri Proklamator Kemerdekaan Indonesia Sukmawati membacakan puisi yang berjudul “Ibu Indonesia” pada acara 29 Tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018 menyinggung agam Islam, cadar dan Azan. (Ant/SU03)

BACA JUGA

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Loading...

Sikap PSI Tolak Perda Syariah Dapat Dikategorikan Anti Pancasila dan Konstitusi

Untuk masyarakat daerah yang mayoritas penduduknya menganut agama Islam, tentunya wajar bahkan wajib bagi mereka untuk memperjuangkan adanya Perda-Perda yang berdasarkan Syariat Islam di daerahnya. Jadi tidaklah tepat bila kita atau siapapun, partai politik manapun, kelompok manapun, bahkan pemerintah sekalipun ingin menghempang suatu Perda yang bernuansa Syariah.

Enam Pilar Kemerdekaan Ekonomi Bangsa

Walaupun telah merdeka secara politik sejak tahun 1945, akan tetapi RI masih terus tergantung produk perusahaan-perusahaan asing hingga saat ini. Mulai dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya kita menggunakan dan mengkonsumsi produk-produk perusahaan asing.

Terpilih Sebagai Ketua Kadin Surabaya, Ali Affandi: Tantangan ke Depan Sangat Komplek

Menurut putra pertama Ketua Kadin Jatim La Nyalla Mattaliti ini, tantangan Surabaya kedepan sangat komplek. Terlebih JP Morgan mengatakan bahwa pada tahun 2020 akan terjadi krisis global. Untuk itu, katanya, Surabaya harus menguatkan diri dan membentengi para pengusaha agar tetap berdaya dan berjaya.

Tegaskan NasDem Tidak Minta-Minta Jatah Menteri, Paloh: Jika Diperlukan Boleh

"Kami tidak pernah minta-minta menteri, tergantung presiden saja; diperlukan NasBem boleh, tidak diperlukan juga tidak apa-apa," kata Paloh

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Kongres V PDIP: Dihadapan Pimpinan Parpol, Mega Isyaratkan Puan Harus Jadi Ketua DPR RI

Mega mengisyaratkan kursi Ketua DPR RI akan diduduki oleh putrinya yang kini menjabat Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani.

Soal Impor Rektor, KSP: Yang Dimaksud Adalah Berkualifikasi Internasional Bukan Harus Asing

Deputi II Kantor Staf Presiden (KSP) Yanuar Nugroho menjelaskan, wacana pemerintah tersebut sebenarnya berkaitan dengan kualifikasinya berskala internasional, bukan soal kewarganegaraannya.

Tidak Terbukti Ada Penggelembungan Suara Pileg 2019, MK Tolak Permohonan PKS

Dalam pertimbangan hukum yang dibacakan oleh Hakim Konstitusi Wahiduddin Adams, Mahkamah menyatakan dalil pemohon terkait tuduhan pengurangan suara bagi PKS dan penambahan suara bagi Partai Bulan Bintang (PBB) tidak benar.

Dewan Pers Ingatkan Media untuk Terus Kawal Janji Politik Yang Dilontarkan Pada Pemilu 2019

Menjelang Pemilu 2019 media sibuk membahas tentang persoalan pemilu, namun setelah pemilu media seakan-akan diam.

Nilai Tidak Etis Parpol Pengusung Prabowo Gabung Pemerintah, Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara

Saat Pilpres 2019 saling rebut kekuasaan, lantas saat kalah bergabung ke yang menang. Tidak Etis. Kata pakar HKTN ini.

Terbukti Langgar Kode Etik Saat Pemilu 2019, DKPP Copot Ketua KPU Sumut

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sumatera Utara (Sumut), Yulhasni diberi peringatan keras dan dicopot dari jabatannya oleh Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) RI.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi