Mikul Dhuwur Mendhem Jero

Dengan Nada Rendah Tanpa Teriak Merdeka, Mega Siap Antar ke Putaran Dua

0
197
Ketua Umum PDIP Megawati melakukan konferensi pers di kediamannya, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (15/2). Megawati didampingi Sekjen PDIP Hasto, dan calon Gubernur Jakarta Ahok. (Republika/Debbie Sutrisno)

JAKARTA –  Disetiap pidato, jumpa pers, apalagi bicara soal PDI-Perjuangan, Megawati anak kandung Bung Karno, selalu membawa darah dan semangat ayahnya. Tanpa pernah lupa, nada tinggi, memberi perintah pada jajarannya, seluruh pengurus dan anggota PDI-P. Dan yang tak pernah ditinggalkan teriak Merdeka ! di awal atau akhir pidatonya.

Namun, jumpa pers Rabu (15/2) malam tadi. Tampak beda. Mega tampil kalem, bicara nada rendah. Bahkan tidak ada semangat tinggi dengan suara kerasnya sebagaimana ia bicara seperti biasanya, meskipun tetap antusias memberikan keterangan pers atas keunggulan Ahok-Djarot dalam Pilkada DKI 2017.  Menurut Mega, hasil hitung cepat mencapai 43,5 persen sudah bisa memperlihatkan bahwa pasangan ini akan lolos ke putaran berikutnya.

“Jakarta ini kan beda dengan yang lain daerah. Meskipun kita memperoleh suara tertinggi, tapi yang harus didapatkan adalah minimal 50 persen plus 1 suara‎,” kata Megawati.

‎Mega menyebut bahwa hasil hitung cepat ini memang masih membutuhkan perhitungan resmi dari KPU DKI Jakarta. Namun, PDIP telah meminta semua kader, partisipan, dan sukarelawan untuk mengawal dan mengamankan suara rakyat kalau Ahok-Djarot untuk melaju di putaran kedua.

‎Mega juga mengapresiasi masyarakat Jakarta yang telah ikut menggunakan hak suaranya. Menurut dia, Pilkada Jakarta saat ini terlihat lebih aman dan damai. “Banyaknya warga yang ikut serta dan ini memperlihatkan gairah dalam memilih pemimpinan lima tahun ke depan. Ini menjadi sebuah kedewasaan dan kematangan warga Jakarta untuk bisa memilih pemimpinnya,” kata Mega.

EDITOR: Yus Arza

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

pcc

IAI Bantah Penahanan Apoteker Terkait PCC

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Pengurus Pusat Ikatan Apoteker Indonesia (PP IAI) membantah bahwa penahanan apoteker di Kendari, Sulawesi Tenggara, terkait dengan kasus peredaran penyalahgunaan tablet...
Jazuli Juwaini

Politisi PKS: Ulama dan Umat Islam Adalah Penjaga Pancasila dan NKRI

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Jazuli Juwaini mengatakan bahwa ulama dan umat Islam selama ini telah berperan penting...

Risma Target 700 Tanah Pemkot Tersertifikasi Tahun Ini

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menarget sertifikasi 700 tanah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya tahun 2017. Dari jumlah itu, 230 sertifikat...
gunung agung

82 Angkot Gratis Siaga Antar Siswa Pengungsi Gunung Agung

KLUNGKUNG, SERUJI.CO.ID - Sebanyak 82 unit angkutan kota (angkot) yang beroperasi mengantar jemput siswa dan para pengungsi Gunung Agung secara gratis akan disiagakan Pemerintah...
Nobar G30S/PKI

DPW PAN Jatim Gelar Nobar Film G30S/PKI

SURABAYA - DPW PAN Jatim akan menggelar nonton bareng (nobar) film G30S/PKI yang dijadwalkan akan digelar di kantot DPW PAN Jatim, pada tanggal 29...

Dr. Ahmad Sofian, SH, MA

Dr. Ahmad Sofian, SH, MA, pakar hukum pidana yang terlahir di Medan, 29 September 1971 ini merupakan seorang pakar hukum yang mempunyai rasa kemanusiaan...