Demokrat Siap Berjuang Menangkan Dua DM

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Partai Demokrat menyatakan siap berjuang sepenuh tenaga memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Dedi Mulyadi atau Dua DM di Pilkada Jawa Barat 2018-2023.

“Kami siap memenangkan Dua DM, terlebih saat ini sudah makin solidnya pasangan ini dalam menghadapi tahapan Pilgub Jawa Barat 2018,” kata Sekretaris DPD Demokrat Jawa Barat Asep Wahyuwijaya, di Bandung, Ahad (7/1).

Menurut dia, DPD Partai Demokrat Jawa Barat menilai kedua figur tersebut menunjukan kedekatan dan soliditas yang makin kuat dalam membangun “chemistry”.

Selain itu, lanjut Asep, penetapan Golkar menjadikan Deddy Mizwar sebagai calon gubernur Jawa Barat membuat Partai Demokrat bersemangat.

“Pada mulanya sempat deg-degan karena apakah Pak Demiz (Deddy Mizwar) akan menjadi calon nomer satu dari Golkar atau tidak. Mengingat dalam logika sederhana Golkar punya 17 kursi, kita 12 kursi. Di sana ketua DPD-nya. Tapi momentum Pak Demiz ke Golkar berbuah manis, penetapan Golkar menjadi titik balik,” kata dia.

Asep mengatakan kesediaan Dedi Mulyadi dicalonkan sebagai cawagub membuat Demokrat merasa dihormati dan membuat hubungan kedua partai makin menguat.

Hal tersebut, menurut Asep, membuat kepercayaan diri kader untuk memenangkan pasangan tersebut pun tinggi.

“Kami melihat kelogowoan Kang Dedi Mulyadi menjadikan kondisi mereka sangat prima untuk masuk ke ajang kontestasi,” kata dia.

DPD Partai Demokrat Jawa Barat telah mematangkan agenda pada 9 Januari 2018 untuk mendeklarasikan pasangan tersebut sekaligus mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Barat.

“Partai Golkar dan Partai Demokrat sudah bersiap maju ke medan laga Pilgub Jawa Barat 2018,” kata Asep.

Ia mengatakan dengan munculnya empat pasangan calon dalam Pilgub Jabar mendatang akan membuat persaingan sama rata dan sama kuat.

Akan tetapi, pihaknya mengaku tidak gentar mengingat Dua DM peluangnya lebih tinggi dibanding calon yang lain dilihat dari survei terbaru. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Pendidikan Antikorupsi di Perguruan Tinggi

Menurut Laode M Syarif, saat ini 68% pelaku korupsi merupakan lulusan perguruan tinggi. Makanya, perguruan tinggi harus bertanggungjawab atas kejahatan korupsi yang dilakukan lulusannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi