Debat Perdana, Emil-UU Janjikan Digitalisasi Perdagangan di Jabar

0
41
Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (foto: istimewa)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID –┬áPasangan calon Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum menyatakan akan melakukan digitalisasi perdagangan di Jawa Barat, sehingga produk di desa bisa dipasarkan secara online melalui jaringan internet.

Terobosan melakukan digitalisasi perdagangan disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, saat memperoleh pertanyaan mengenai bagaimana meningkatkan nilai perdagangan di Jawa Barat dalam debat sesi keenam yang diselenggarakan di Gedung Ganesa, Kota Bandung.

“Konsep pasangan Rindu (Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum), menjadikan Jawa Barat menjadi provinsi digital di Indonesia. Salah satunya digitalisasi perdagangan,” ujar Emil.

Emil mengatakan, upaya digitalisasi ini dimaksudkan untuk memutus rantai ketimpangan nilai perdagangan antara di desa dan di kota.

Ia mencontohkan, dari pengalaman saat kampanye terutama di Indramayu, harga beras dari petani dihargai Rp.4.000 per kilogram, sementara setelah masuk ke kota harga melambung tinggi hingga mencapai Rp.11.000 per kilogram.

“Petani itu punya dua hektar, tapi per bulannya hanya dua juta rupiah tidak bisa sejahtera. Kenapa? Delapan ribu, tujuh ribunya dilakukan oleh mereka-mereka yang menguras ekonomi perdagangan kepada petani,” katanya.

Apabila ini diterapkan, kata Emil, masyarakat yang tinggal di perkotaan dapat membeli beras langsung ke petani di desa. Di sisi lain tugas pemerintah melakukan pelatihan bagi petani agar bisa melakukan pelayanan secara online.

“Jadi harga petani bisa naik dua kali lipat, harga beli bisa turun,” kata dia.

Selain untuk memutus rantai ketimpangan, juga demi ketahanan pangan nasional. Beras yang biasanya di impor dari luar negeri, tidak perlu dilakukan lagi karena kesejahteraan petani telah meningkat.

“Perpaduan digitalisai dan deregulasi menjadi jawaban untuk membangun perdagangan di Jabar menjadi juara,” kata Emil. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU