Debat Capres: Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi Terkait Kondisi Ekonomi

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto mengkritisi kondisi ekonomi Indonesia dan pengelolaan sumber daya alam serta kebijakan pemerintah yang ia nilai selama ini keliru.

Namun, Prabowo justru menilai kondisi tersebut bukan kesalahan Jokowi sebagai Presiden saat ini, tapi kesalahan dari Presiden-Presiden sebelumnya.

“Saya tidak menyalahkan bapak (Jokowi), karena ini kesalahan besar. Kesalahan besar Presiden-Presiden sebelum bapak. Kita semua harus bertanggungjawab,” kata Prabowo dalam acara Debat Capres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4) malam.

Sebelumnya dalam sesi ekonomi, Prabowo menyebut bahwa arah kebijakan ekonomi selama ini salah, terutama terjadinya deindustrialisasi.

“Saya terus terang saja, saya tidak menyalahkan pak Jokowi. Ini masalah kesalahan kita sebagai bangsa yang sudah berjalan belasan bahkan puluhan tahun,” ujar Prabowo.

Namun, menurut Prabowo, Indonesia harus bisa mengkoreksi diri dan mengajak meniru yang dilakukan negara Tiongkok.

“Kita harus contoh seperti Republik Rakyat Tiongkok (RRT), dalam 40 tahun dia hilangkan kemiskinan. Kita harus contoh berani belajar dari yang hebat. Saya tidak menyalahkan bapak,” tegas Prabowo.

Simak Video Lengkap Prabowo Salahkan Presiden Sebelum Jokowi;

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Mengarahkan Gerakan NKRI Bersyariah

Walau begitu, sekali lagi percayalah bahwa perjuangan Islam politik untuk menjadikan Indonesia sebagai negara Islam tak akan pernah mati. Ia akan terus bermetamorfosa dan tersimpan rapi dalam memori kolektif kelompok Islam politik.

Lompatan Kinerja Helmy Yahya

Yang harus dikelola Helmy bukan hanya peralatan yang jadul, namun juga anggaran yang sangat minim. Dengan jumlah karyawan terbatas, TVRI masih harus mengelola pemancar yang berlokasi di seluruh Nusantara, bahkan di pelosok negeri yang tidak marketable seperti di Pulau Miangas atau Rote.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Ternyata Menteri Agama Berasal dari Ormas Islam Yang Sama dengan Ustadz Tengku Zulkarnain

Fachrul Razi tercatat sebagai anggota Majelis Amanah Pusat PB Math'laul Anwar sejak 2018 berdasarkan Surat Keputusan nomor A.166/KPTS/PBMA/V/2018 yang ditandatangani Ketua Umum PB MA, Ahmad Sadeli Karim dan Sekjen Oke Setiadi

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi