Debat Capres Perdana Digelar Malam Ini Pukul 19.30 WIB


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menggelar debat perdana calon presiden dan wakil presiden yang berkompetisi dalam Pilpres 2019 pada Kamis (17/1) malam pukul 19.30 WIB.

Debat yang akan diikuti oleh pasangan calon nomor urut 01, Jokowi dan KH Ma’ruf Amin, dan pasangan calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, akan disiarkan secara langsung oleh sejumlah radio dan televisi, yaitu TVRI, RTV, Kompas TV, dan juga RRI.

Debat perdana kali ini mengambil tema “Hukum, Korupsi, Hak Asasi Manusia dan Terorisme”, dengan panelis Prof Hikmahanto Juwana (Guru Besar Hukum UI), Prof Bagir Manan (mantan Ketua MA), Ahmad Taufan Damanik (Ketua Komnas HAM), Bivitri Susanti (Ahli Tata Negara), Margarito Kamis (Ahli Tata Negara), dan Agus Rahardjo (Ketua KPK).

Debat akan dipandu oleh moderator penyiar Ira Koesno dan Imam Prayitno.

Baca juga: Inilah Jadwal Lengkap Debat Capres-Cawapres Pilpres 2019

Debat ini merupkan satu dari lima rangkaian debat yang akan dilaksanakan sesuai dengan amanat UU Nomor 7/2017 tentang Pemilu. Dalam UU Pemilu tersebut juga diamanatkan agar debat disiarkan secara luas kepada masyarakat Indonesia.

Diketahui, Pemilu presiden secara langsung baru diterapkan pada 2004, di era Pemerintahan Presiden Megawati Soekarnoputri.

Debat kali ini merupakan tanding ulang Jokowi dan Prabowo yang pernah berkompetisi pada Pilpres 2014, meskipun kini dengan pasangan calon wakil presiden yang berbeda.

Pada 2014 pasangan calon wakil presiden dari Jokowi adalah Jusuf Kalla (JK), pada 2019 Jokowi menggandeng KH Ma’ruf Amin. Sedangkan Prabowo pada 2019 ini menggandeng Sandiaga Uno, setelah sebelumnya pada 2014 lalu berpasangan dengan Hatta Rajasa. (SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Berdagang Kemiskinan

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

Begini Ciri Rumah Idaman untuk Pasangan Muda

Beberapa waktu lalu, portal properti Lamudi melakukan survei tentang rumah impian bagi pasangan muda, survei tersebut dilakukan kepada 100 pasangan yang baru menikah. Inilah hunian idaman untuk pasangan muda.....

5 Alasan Kita Perlu Membuat Undangan Pernikahan Digital

Kini era sudah berubah. Kini ada sebuah cara baru untuk mengirim undangan pernikahan. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan situs desain online, di mana kita bisa menciptakan desain sendiri, juga memanfaatkan Internet untuk mengirimkannya.

Inilah Tulisan AR Baswedan Bantah Tudingan Gerakan Islam Bertentangan dengan Pancasila

AR Baswedan menyebut, pihak-pihak yang sering mempertentangan gerakan Islam dengan Pancasila justru adalah pihak-pihak yang pada hakikatnya tidak paham Pancasila. Justru sebaliknya, pemuka-pemuka ahli pikir Islam memberi pengertian-pengertian yang baik tentang Pancasila yang keluar dari keyakinan yang kuat.

Antisipasi Pelambatan Ekonomi, Ketua DPD Kumpulkan Kadin Provinsi se Indonesia

“Saya sengaja mengumpulkan para ketua umum Kadin provinsi, karena hari ini kita menghadapi masalah serius di sektor dunia usaha dan dunia industri," kata La Nyalla

Kontroversi Omnibus Law, Fahira: Wujud Frustasi Pemerintah atas Kemendegkan Ekonomi

Omnibus Law RUU Cipta Kerja (sebelumnya Cipta Lapangan Kerja atau Cilaka) dinilai sebagai bentuk rasa frustasi pemerintah atas kemandegkan ekonomi yang terjadi lima tahun belakangan ini.

TERPOPULER

close