Datang ke Kediaman SBY, Prabowo Hanya Bertemu Singkat

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto menyambangi kediaman Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)  di Mega Kuningan, Jakarta, Kamis (9/8), pada pukul 09.55 WIB.

Pertemuan Prabowo dan SBY dilakukan tertutup dan hanya berlangsung singkat, sekitar 40 menit, dimana Prabowo meninggalkan kediaman SBY pukul 10.35 WIB.

Saat sampai di depan rumah SBY, Prabowo hanya membuka kaca mobil untuk meminta awak media memberi jalan dan tidak memberikan komentar lebih lanjut.

Kedatangan Prabowo diikuti Sekjen Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Fadli Zon, Waketum Sugiono serta Anggota Dewan Pembina Gerindra Fuad Bawazier.

Sekitar 40 menit setelah kedatangannya, Fadli Zon tampak keluar dari rumah SBY terlebih dahulu, tetapi enggan memberikan komentar apa pun dan hanya menjawab “nanti ya”.

Selanjutnya Prabowo pun meninggalkan rumah Presiden ke-6 dengan membuka kaca mobil dan hanya melambai-lambaikan tangan kepada para awak media yang menunggu di depan rumah SBY.

Menanggapi tentang koalisi, Probowo hanya menjawab singkat. “Masih dimusyawarahkan,” katanya.

Sebelumnya koalisi Demokrat dan Gerindra disebut-sebut mengalami perpecahan. Politisi Demokrat Andi Arief menyebut Partai Gerindra melakukan politik transaksional tanpa sepengetahuan Demokrat.

Andi Arief mengatakan bahwa apa yang dikatakannya benar. Dia juga menekankan pernyataannya itu berdasarkan data yang akurat. (Ant/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER