Data Masuk QC Hampir 100%, Ganjar-Taj Yasin Diprediksi Kembali Pimpin Jateng

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Hasil Quick Count oleh berbagai lembaga survei di Pilgub Jawa Tengah 2018, hingga pukul 15.26 WIB, Rabu (27/6) sudah hampir mencapai 100 persen. Seluruh lembaga survei menempatkan Ganjar Pranowo-Taj Yasin sebagai pemenang, unggul dari pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah.

Tiga lembaga survei yang melakukan QC di Jawa Tengah, menunjukkan hasil yang nyaris sama, dimana Ganjar-Taj Yasin unggul lebih dari 55 persen dari Sudirman-Ida.

Hasil QC dari LSI Denny JA dengan data yang masuk 75,50 persen pada pukul 15.26 WIB, pasangan Ganjar Taj Yasin unggul dengan 58,56 persen atas Sudirman-Ida Fauziyah yang memperoleh 41,44 persen.

Hasil QC LSI, pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul 58,56 persen.

Sementara SMRC dengan data yang masuk 95,00 persen pada pukul 15.26 WIB, pasangan Ganjar Taj Yasin unggul dengan 58,94 persen atas Sudirman-Ida Fauziyah yang memperoleh 41,06 persen.

Hasil QC SMRC, pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul 58,94 persen.

Tidak jauh berbeda, Indo Barometer dengan data yang masuk 96,00 persen pada pukul 15.21 WIB, pasangan Ganjar Taj Yasin unggul dengan 56,67 persen atas Sudirman-Ida Fauziyah yang memperoleh 43,33 persen.

Hasil QC Indo Barometer, pasangan Ganjar-Taj Yasin unggul 56,67 persen.

Perhitungan resmi baru akan dilakukan oleh KPU mulai tanggal 28 Juni 2018. Dan hasil resmi siapa yang memenangkan Pilgub Jateng 2018, baru akan diumumkan pada 7-9 Juli 2018. (ARIf R/Hrn)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.