[Cek Fakta] Benarkah Pernyataan Jokowi Bahwa Indonesia Destinasi Wisata Halal Nomor 1 Dunia?

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi menyatakan bahwa Indonesia saat ini telah menduduki peringkat pertama sebagai destinasi atau tujuan wisata halal dunia.

Hal itu disampaikan Jokowi dalam acara Debat Capres putaran kelima yang berlangsung di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4) dengan tema ‘Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi, Perdagangan dan Industri’.

“Kita memiliki kekuatan besar dalam keuangan syariah, ekonomi syariah dan kita tahu Indonesia sekarang ini dinobatkan sebagai nomor satu dibidang wisata halal,” kata Jokowi yang didampingi cawapres KH Ma’ruf Amin dalam debat menghadapai paslon nomor urt 02, Prabowo-Sandi.

Menurut Jokowi, pihaknya akan fokus dan konsentrasi dalam mempertahankan serta mengembangkan industri wisata halal tersebut.

“Selain itu, sebentar lagi pada pekan kedua juga akan dibuka Halal Park di dekat GBK yang juga akan diperbesar menjadi District Park,” tukas Jokowi.

Cek Fakta: Indonesia Baru Saja Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia

Menpar Arief Yahya menerima penghargaan destinasi halal terbaik dunia 2019 yang diserahkan Direktur Martercard Indonesia Tommy Singgih, disaksikan Faizal Bahardeen, Direktur Pemeringkat Dunia Crescent Rating. (Foto Humas Kemenpar)

Pada Rabu 10 April 2019, SERUJI menurunkan berita ‘Dari 2015 Terus Naik Peringkat, Indonesia Ditetapkan Sebagai Destinasi Wisata Halal Terbaik Dunia 2019’. Berikut cuplikan berita yang merupakan rilis dari Kementerian Pariwisata;

Indonesia ditetapkan sebagai destinasi wisata halal (halal tourism) terbaik dunia 2019 berdasarkan standar Global Muslim Travel Index (GMTI). Indonesia mengungguli 130 destinasi lain dari seluruh dunia.

CEO Crescent Rating Fazal Bahardeen ketika menyampaikan report GMTI 2019 di Pullman Hotel Jakarta, Selasa (9/4), menyebutkan bahwa lembaga pemeringkat Mastercard-Crescent menempatkan Indonesia pada ranking pertama standar GMTI dengan skor 78 bersama dengan Malaysia yang sama-sama berada di ranking teratas.

“Indonesia satu-satunya negara yang paling progresif dalam mengembangkan destinasi halal tourism,” katanya.

Tulisan tersebut lengkapnya dapaty dibaca di sini.

Kesimpulan Cek Fakta Pernyataan Jokowi: Benar

Paslon capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-KH Ma’ruf dalam Debat Capres putaran ke-5 di Jakarta, Sabtu (13/4/2019). (foto:capture siaran langsung)

Dari hasil cek fakta tersebut, maka dapat disimpulkan apa yang disampaikan capres nomor urut 01, Jokowi dalam Cabat Capres putaran kelima adalah: Benar.

1 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Sambut Konferwil AMSI Jatim, Begini Pesan Kapolda Jawa Timur

"Saya terima kasih teman-teman dari AMSI, mudah-mudahan bisa mengawal suplai berita kepada masyarakat dalam koridor jurnalistik yang tetap menjaga objektifitas. Saya senang sekali bisa audiensi dan bersilaturahmi," kata Irjen Fadil di Mapolda Jatim

Hak Asuh Anak Dalam Perceraian

Retaknya perkawinan yang berujung perceraian sering kali mengakibatkan konflik perebutan hak asuh anak. Dalam artikel kali ini, Ruang Hukum akan menjelaskan tentang hak asuh anak sesuai perundangn yang berlaku dan prosesnya di Pengadilan jika terjadi perselisihan perebutan hak asuh anak. Selamat membaca.....

PR Mendikbud Nadiem: Jadikan Mapel Sejarah Penguat Pendidikan Karakter

Setelah sempat menjadi polemik panas, informasi yang yang menyebutkan mata pelajaran (mapel) Sejarah akan dihapus dari kurikulum sekolah sudah diklarifikasi langsung oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim

Bahagia itu Tidak Bersyarat

Bahagia adalah kata yang tidak asing bagi kita semua. Bahagia merupakan impian semua orang yang hidup di dunia ini. Bahkan tidak hanya di dunia, di Akhirat pun kita mendambakannya. Setiap waktu kita berdoa untuk meraih kebahagian ini, sayang kita tidak pernah belajar bagaimana mencari, menggapai, menemukan kebahagiaan itu.

Diabetes Melitus: Mengingkari Diagnosis Dapat Berakibat Fatal

Bermacam reaksi pasien ketika pertama kali diberitahu bahwa mereka menderita diabetes melitus. Ada pasien yang dapat memerima dengan tenang, memahaminya, ada juga yang kecewa, stress, tidak percaya, marah, tidak menerimanya, atau bahkan mengingkarinya.

Innalillahi, Indonesia Kembali Berduka Mantan Mendiknas Prof Malik Fadjar Wafat

Indonesia kembali kehilangan putra  terbaiknya, hari ini, Senin (7/9), dengan wafatnya Prof Abdul Malik Fadjar, mantan Menteri Pendidikan Nasional (2001-2004).

TERPOPULER

Cerita Hamzah Izzulhaq, Pengusaha di Bidang Pendidikan Yang Sukses di Usia Muda

Meski terbilang sukses di usia muda, nyatanya perjuangan Hamzah Izzulhaq tidaklah mudah.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Lima Macam Riba Yang Diharamkam