Cabut Laporan Polisi, NU Jatim Himbau Warga Nahdliyin Maafkan Sukmawati

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Timur atas saran para kiai sepuh, akhirnya mencabut laporan polisi atas dugaan penistaan agama yang dilakukan Sukmawati Soekarnoputri lewat puisinya yang berjudul “Ibu Indonesia”.

Hal itu disampaikan Ketua PWNU Jatim, KH Mutawakkil Alallah saat menerima kunjungan Sukmawati ke Kantor PWNU Jati untuk meminta maaf atas kasus puisinya.

“Lembaga Bantuan Hukum kami ada di sini, Ansor juga ada di sini. Maka insya Allah hari ini juga akan kami cabut laporanya di Polda Jatim,” ucapnya.

Selanjutnya KH Mutawakkil mengimbau agar warga nahdliyin mengikuti langkah-langkah kiai sepuh yang telah memaafkan Sukmawati.

“Karena referensi dari tindakan kiai sepuh kita adalah ajaran rasulullah. NU merupakan organisasi keagamaan yang tugas utamanya mempertahankan, mengembangkan, dan membumikan ‘Islam ahlussunnah wal jamaah‘, yang muaranya adalah untuk keselamatan dan kebahagiaan kehidupan dunia,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan putri Presiden pertama Indonesia, Sukmawati berkunjung ke Kantor PWNU Jatim dalam rangka menindaklanjuti saran mediasi yang dianjurkan Polda Jawa Timur.

Dalam keterangannya kepada media, KH Mutawakkil menjelaskan, kedatangan Sukmawati ke Kantor PWNU Jatim atas upaya Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur. Hal itu dalam rangka menindaklanjuti laporan dari organisasi sayap NU, Gerakan Pemuda (GP) Ansor Jatim, yang telah mempidanakan isi puisi Sukmawati.

“Setiap ada pengaduan dari masyarakat, tugas polisi itu kan ada dua. Pertama, memediasi untuk islah atau damai. Kalau tidak tercapai barulah ditindaklanjuti proses hukumnya,” jelas KH Mutawakkil kepada media, Rabu (18/4).

Dijelaskan juga oleh KHMutawakkil, bahwa sebelumnya sejumlah petugas Polda Jatim telah datang ke PWNU Jatim untuk menawarkan upaya mediasi terkait laporan dari GP Ansor Jatim.  (Hrn)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close