Burhanuddin Muhtadi: Karena Anies Dukung Gerakan Umat Islam, Posisinya Menguat

JAKARTA – Meski perhitungan suara sedang dilakukan. Beberapa informasi menyebut, posisi pasangan Anies – Sandi menguat, bahkan diduga akan bersaing ketat dengan Ahok-Djarot. Hal ini sangat mudah dibaca, karena Anies dalam dua bulan terakhir ini menunjukkan kedekatannya dengan tokoh-tokoh Islam yang mendorong lahirnya pemimpin Muslim. Langkah itu mendorong warga Jakarta memilih Anies-Sandi.

Analisa itu disampaikan Pengamat politik, Burhanuddin Muhtadi dalam dialog di sebuah stasiun TV Swasta Nasional, Rabu (15/2) siang ini. “Anies sangat diuntungkan karena dia berani mengambil posisi sama dengan gerakan Ummat. Kedatangan dia ke tokoh-tokoh Islam Indonesia semakin memperkuat posisinya,” ungkapnya.

Dalam pandangan saya, kata Burhanuddin Muhtadi, orang boleh saja menggunakan logikanya untuk memilih seseorang, namun begitu dia masuk ke bilik pemiih yang dominan adalah hatinya. Dalam posisi  inilah yang menguatkan Anies.

Sementara pengamat Politik Eep Syaifullah Fattah yakin situasi itu akan terjadi. Karena dalam dua bulan ini elektabilitas Anies-Sandi terus melejit.

“Indikasi itu sudah semakin jelas begitu memasuki Januri dan Februari. Banyak suara Ahok-Djarot yang  diambil Anies-Sandi,” tegasnya.

EDITOR : Yus Arza  

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Kemcer Di Curug Cipeteuy

Inilah Tanda Bayi Terkena Penyakit Demam Berdarah

Kenali Demam Berdarah, waspada terhadap anak anda