Buntut Kebohongan Award, Empat Kader PSI Dipolisikan

10
618
Raja Juli Antoni, Dara Nasution, dan Tsamara Amany dari PSI dengan membawa piagam dan piala Kebohongan Award. (foto:Twitter @psi_id)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Empat kader Partai Solidaritas Indonesia (PSI) dilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri oleh Advokat Cinta Tanah Air (ACTA). Mereka dipolisikan karena telah membuat ‘Kebohongan Award’ yang ditujukan kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief.

Keempat kader PSI yang dilaporkan adalah Ketua Umum PSI Grace Natalie, Sekjen PSI Raja Juli Antoni, Tsamara Amany, dan Dara Nasution.  Laporan polisi tercatat dengan nomor laporan LP/B/0023/I/2019/Bareskrim tertanggal 6 Januari 2019.

“Kami laporkan ke Bareskrim keempat kader PSI, karena kami merasa ‘Kebohongan Award’ itu merupakan pelecehan dan penghinaan terhadap Prabowo, Sandiaga, dan Andi,” kata Wakil Ketua ACTA Hendarsam Marantoko, di Jakarta, Ahad (6/1).

Hendarsam menduga pernyataan keempat kader PSI termasuk ujaran kebencian yang menimbulkan keonaran di masyarakat dan tidak sesuai dengan adab politik Indonesia.

Baca juga: Buang Kebohongan Award PSI ke Tong Sampah, Demokrat Siapkan Langkah Hukum

“Kasus tersebut sangat serius karena menimbulkan keonaran di masyarakat, maka Polri harus memproses laporan tersebut,” kata Hendarsam.

Menurutnya, banyak cara yang bisa dilakukan untuk menyampaikan pendapat sehingga tidak perlu seperti langkah PSI dengan membuat ‘Kebohongan Award’.

“Apa yang dilakukan PSI itu tidak sesuai dengan kultur politik Indonesia karena banyak cara untuk bisa menyampaikan pendapat sehingga tidak seperti itu caranya,” ujarnya.

Ia menilai laporan tersebut sebagai bentuk pembelajaran agar para politik bisa bertindak sesuai dengan adab politik Indonesia.

“Ini pembelajaran buat semuanya. Kalau PSI mengatakan ini pembelajaran buat masyarakat, kami juga ingin mengatakan ini pembelajaran bagi PSI bahwa ada cara-cara yang lebih beradab untuk mengemukakan pendapat untuk melakukan kontra alibi terkait hal tersebut,” pungkasnya.

Sebelumnya, PSI memberikan “Kebohongan Award Awal Tahun 2019” kepada Prabowo Subianto, Sandiaga Uno, dan Andi Arief. Lantaran ketiga nama itu dituding PSI sudah membuat kebohongan pada awal tahun 2019.

Baca juga: PSI Beri Kebohongan Award untuk Prabowo, Sandiaga, dan Andi Arief

“PSI membuat sebuah Kebohongan Award karena pada awal tahun baru sudah terjadi tsunami kebohongan,” kata Ketua DPP PSI Tsamara Amany dalam jumpa pers di Basecamp DPP PSI, Jalan Wahid Hasyim, Jakarta Pusat, Jumat (4/1). (SU05)

10 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama