BPN: Prabowo Urus Bisnis dan Berobat di Jerman

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Badan Pemenangan Nasional (BPN) menyebutkan calon presiden Prabowo Subianto saat ini sedang mengurus bisnis sekaligus berobat di Jerman saat sidang sengketa Pilpres berlangsung di Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pak Prabowo biasa sebulan sekali pasti setidaknya dua kali melakukan muhibah bisnis,” kata Koordinator Juru Bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak di Media Center Prabowo Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (21/6).

Menurutnya, sudah sekitar satu tahun Prabowo Subianto tidak secara langsung mengurus bisnisnya di Jerman.

Ia mengatakan, dalam satu bulan ini Ketua Umum Partai Gerindra itu sudah dua kali terbang ke Jerman terkait urusan bisnis.

Selain urusan bisnis, Dahnil mengungkapkan Prabowo juga sedang menemui dokter di Jerman untuk berobat cedera punggung yang dialami saat menjadi perwira militer.

“Dulu kan latihan militer, perang segala macam, Pak Prabowo punya cedera di belakang punggung. Dokter beliau di Jerman yang secara rutin merawat. Dia juga punya pen di kaki,” ucapnya.

Ia mengatakan, Prabowo berangkat ke Jerman pada Kamis (20/6) malam yang terlebih dahulu transit di Dubai, Uni Emirat Arab.

Keberangkatan Capres nomor urut 02 itu didampingi oleh beberapa orang rekan-rekannya yang biasanya mendampingi Prabowo.

Terkait kepergian Prabowo ke Jerman saat sidang sengketa Pilpres berlangsung, Dahnil mengatakan seluruh proses di MK dipercayakan kepada tim kuasa hukumnya.

“Kami percaya dengan kapasitas dan kemampuan Bambang Widjojanto dan kawan-kawan. Prabowo percayakan sepenuhnya kepada proses hukum,” katanya.

Sumber:Ant

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Menggugat Kepedulian Mahasiswa Atas Nasib Bangsa

Publik saat ini bertanya-tanya, apakah Mahasiswa Indonesia dan juga Organisasi Mahasiswa terutama yang bersifat eksternal kampus seperti HMI, GMKI, GMNI,PMKRI, PMII, IMM, KAMMI dan berbagai Ormawa lainnya masih ada?

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER