Bertemu Banser, Demiz: Umat Islam Menentukan Masa Depan NKRI

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut empat, Deddy Mizwar, mengajak seluruh umat Islam, khususnya di Provinsi Jawa Barat untuk bersama-sama menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Harus diingat bahwa kitalah sebagai mayoritas yang harus menjaga NKRI. Masa depan NKRI tergantung umat mayoritas dalam menjaga negaranya,” kata Deddy Mizwar saat bertemu ratusan anggota Banser NU di Kiarapayung, Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Sabtu (7/4).

Oleh sebab itu, kata Deddy, umat Islam di Provinsi Jawa Barat harus menggunakan hak pilihnya dengan baik dan tidak golput.

“Tahun ini ada Pilkada, tahun 2019 nanti ada Pileg dan Pilpres. Gunakan hak pilih dengan baik karena golput tak menentukan apa-apa dalam mencapai perubahan,” kata Deddy Mizwar.

Ia menambahkan pada Pilkada Jawa Barat sebelumnya ada sekitar 37 persen pemilih yang golput alias tak menggunakan hak pilihnya.

Menurut dia, kondisi itu jika dimanfaatkan oleh suara minoritas yang solid, kelompok tersebut yang akan memimpin Indonesia ke depan.

“Padahal suara mereka hanya 15 persen, dan kita banyak yang golputnya,” katanya.

Pada kesempatan tersebut Deddy Mizwar mengajak warga Ansor untuk mengawal demokrasi dengan baik.

Namun, ia meminta Pilkada ini tidak menjadikan masyarakat terdistorsi dan selalu menjaga silaturahim.

“Saya berpesan dalam suasana Pilkada ini masyarakat menjaga demokrasi dengan baik dengan memberikan hak pilihnya, menjaga tali silaturahim, dan jangan lupa pilih nomor empat,” kata dia. (Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Refleksi Akhir Tahun Pendidikan

Persekolahan tidak pernah dirancang untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Tragedi Lion Air JT-610: Momentum Peningkatan Kesadaran Hukum Keselamatan Penerbangan

Hasil penelitian penyebab kecelakaan penerbangan yang dilakukan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT) hanya merupakan masukan secara tertutup kepada Pemerintah sebagai bahan evaluasi untuk pencegahan antisipasi agar tidak terulang lagi penyebab kecelakaan yang sama.

Kalimantan, Tumpuan Indonesia ke Depan

Kalau ada orang orang memandang remeh Kalimantan, saya pastikan yang bersangkutan kurang banyak piknik di dalam negeri

Kolaborasi Jadi Kunci Perangi Disinformasi dalam Konten Digital

Asosiasi Media Siber Indonesia Jawa Timur (AMSI) Jatim berkolaborasi dengan Polda Jawa Timur, Pemprov Jatim dan Kodam V/Brawijaya berupaya bersama-sama memerangi hoaks melalui stakeholders meeting

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

TERPOPULER