Begini Alasan Dumai Dipilih Jadi Lokasi Kampanye Akbar Jokowi di Riau

DUMAI, SERUJI.CO.ID – Calon Presiden nomor urut 01, Jokowi dijadwalkan sore ini, Selasa (26/3) melanjutkan kampanye terbukanya di Kota Dumai, Riau. Diagendakan Jokowi setiba di Dumai akan disambut karval yang diikuti ribuan peserta.

Dikutip dari Antara, Selasa (26/3), Ketua Tim Kampanye Daera (TKD) Riau Jokowi-Maruf Amin, Idris Laena mengatakan, Dumai sengaja dipilih untuk menjadi lokasi kampanye akbar terbuka Jokowi karena Dumai menjadi salah satu lumbung suara Jokowi di Riau pada Pilpres 2014 lalu.

Menurut Idris, pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin menargetkan untuk mendapat 60 persen di seluruh Provinsi Riau. Sebelumnya pada Pilpres 2014 Jokowi kalah tipis oleh lawannya Prabowo Subianto, dengan raihan suara 49,88 persen berbanding 50,12 persen.

Idris menargetkan ada 40 ribu orang yang hadir di kampanye Jokowi hari ini.

Wakil Direktur Bidang Saksi Tim Kampanye Nasional (TKN) yang juga Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Lukman Edy, mengatakan sejumlah tokoh akan turut menyemarakkan acara kampanye Jokowi di Riau. Mereka adalah Ketua TKN Erick Thohir; Wakil Ketua TKN Moeldoko; dan Gubernur Riau Syamsuar.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Islam Mementingkan Sasaran, Bukan Sarana

Karena itu, term NKRI Bersyariah, itu sejatinya bid’ah; tidak ada presedennya dalam sejarah Islam alias mengada-ada. Sesuatu yang bid’ah semestinya dijauhi oleh para pengikut Rasulullah Saw. Apalagi jika istilah ini diniatkan untuk hajat politik yang pragmatis.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.