Bawaslu DKI: Penyebar Brosur Dua Truk Sudutkan Pasangan Anies-Sandi Belum Terungkap

5
188
Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti bersama komisioner panwaslu kabupaten kota se-DKI (Foto : Lintas Parlemen)

JAKARTA – Cara-cara kotor dilakukan kelompok tertentu menjelang Pilkada DKI.  Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti mengatakan, pelaku penyebaran brosur kampanye hitam yang memojokkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno tersebut sudah profesioanal. Pasalnya, yang membawa brosur tersebut tidak mengetahui tujuan selebaran tersebut

“Kita belum tahu siapa sebenarnya yang menyebarkan. Pelaku yang menyebarkan profesional, yang dibayar untuk menyebarkan. Mereka tidak mengetahui tujuan selebaran itu,” ujar Mimah saat melakukan jumpa pers di Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/2).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta belum mengetahui dalang di balik penyebaran brosur kampanye hitam yang dimuat oleh dua truk di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Ahad (13/2) kemarin. Bawaslu hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap pelanggaran pilkada tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang menyebarkan kampanye hitam menjelang pemilihan gubernur DKI Jakarta. Bahkan, dia mengatakan, jika terbukti pelaku dapat dikenakan tindak pidana pemilu.

Sebelumnya diberitakan, Panitia Pengawas (Panwas) Jakarta Barat mengamankan dua mobil truk yang membawa ribuan karton brosur black campaign terhadap pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Kawasan Jakarta Barat.

EDITOR : Yus Arza

Komentar

BACA JUGA

Terkait Penghadangan Terhadap Anies, Fahira: Tidak Etis dan Kecewakan Warga Jakarta

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Senator DKI Jakarta Fahira Idris geram melihat perlakuan Panitia Piala Presiden 2018 yang tidak mengizinkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendampingi...
Frans Barung Mangera

Belum Simpulkan Gila, Polda Jatim Masih Dalami Pelaku Penyerang Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim sampai saat ini belum bisa memastikan secara psikis apakah pelaku penyerang KH Abdul Hakim Mubarok mengalami gangguan jiwa atau...
Afifun Nidlom

Muhammadiyah Desak Kepolisian Usut Tuntas Penyerangan Ulama

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur mendesak kepolisian untuk mengusut tuntas aksi penyerangan yang dialami pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Karangasem, Paciran,...
Frans Barung Mangera

Berbeda Dengan Legislator, Polisi Tegaskan Penyerang Ulama Belum Dipastikan Gila

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Polda Jatim menegaskan bahwa pelaku penyerangan terhadap KH Abdul Hakam Mubarok, pengasuh Ponpes Muhammadiyah Karangasem, Paciran, Lamongan, Jawa Timur, pada Ahad...

Hormati Hari Libur Nasional dan Keagamaan, Jatah Waktu Kampanye Dipotong

SURABAYA, SERUJI, CO.ID - KPU Jatim mengurangi total pelaksanaan masa kampanye Pilgub Jatim 2018 menjadi selama 119 hari, dari total keseluruhan hitungan sejak tanggal...
loading...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...

Dilema Piala Presiden, Antara Kekuasaan dan Etika

Gubernur DKI Jakarta Anis Baswedan, tertahan di panggung penonton dan tidak ikut serta turun ke lapangan mendampingi Presiden Joko Widodo, setelah dihentikan oleh Paspampres...
IMG_20180219_192213

Habib Lutfi : Umat Islam Harus Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Kotawaringin Barat - Ribuan warga Pangkalan Bun, Sabtu (17/2) malam, membanjiri Lapangan Sampuraga. Kehadiran mereka guna mengikuti acara Kobar Bershalawat yang diadakan oleh Pemerintah...