Bawaslu DKI: Penyebar Brosur Dua Truk Sudutkan Pasangan Anies-Sandi Belum Terungkap

173
Ketua Bawaslu DKI Jakarta Mimah Susanti bersama komisioner panwaslu kabupaten kota se-DKI (Foto : Lintas Parlemen)

JAKARTA – Cara-cara kotor dilakukan kelompok tertentu menjelang Pilkada DKI.  Ketua Bawaslu DKI Mimah Susanti mengatakan, pelaku penyebaran brosur kampanye hitam yang memojokkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno tersebut sudah profesioanal. Pasalnya, yang membawa brosur tersebut tidak mengetahui tujuan selebaran tersebut

“Kita belum tahu siapa sebenarnya yang menyebarkan. Pelaku yang menyebarkan profesional, yang dibayar untuk menyebarkan. Mereka tidak mengetahui tujuan selebaran itu,” ujar Mimah saat melakukan jumpa pers di Markas Kodam Jaya, Cawang, Jakarta Timur, Senin (13/2).

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Jakarta belum mengetahui dalang di balik penyebaran brosur kampanye hitam yang dimuat oleh dua truk di Kebon Jeruk, Jakarta Barat pada Ahad (13/2) kemarin. Bawaslu hingga saat ini masih terus berkoordinasi dengan Polda Metro Jaya untuk mengungkap pelanggaran pilkada tersebut.

Ia mengatakan, pihaknya akan menindak tegas siapa pun yang menyebarkan kampanye hitam menjelang pemilihan gubernur DKI Jakarta. Bahkan, dia mengatakan, jika terbukti pelaku dapat dikenakan tindak pidana pemilu.

Sebelumnya diberitakan, Panitia Pengawas (Panwas) Jakarta Barat mengamankan dua mobil truk yang membawa ribuan karton brosur black campaign terhadap pasangan nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno di Kawasan Jakarta Barat.

EDITOR : Yus Arza

loading...

5 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama