Bantah PDIP, Demokrat: Jokowi dan Megawati Curang

0
604
  • 57
    Shares
Rachland Nashidik, Wakil Sekjen Partai Demokrat.

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Wakil Sekjen Partai Demokrat Rachland Nashidik membantah pernyataan Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kritiyanto yang mengatakan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) hanya fokus pada kepentingan anaknya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

“Hasto kurang baca dan tidak cukup cerdas,” ujar Rachland di Jakarta, Kamis (26/7).

Rachland mengatakan partainya sudah berulangkali menegaskan, yang juga dimuat diberbagai media, bahwa kendati berbagai survei melaporkan AHY memegang elektabilitas tertinggi sebagai cawapres, tidak berarti Demokrat tidak bisa berunding bagi figur lain.

Loading...

“Tapi Jokowi dan Megawati curang. Sampai hari ini mereka tidak mau umumkan siapa Cawapres mereka. Bahkan konon akan diumumkan pada menit terakhir pendaftaran,” ujarnya.

Baca juga: PDIP Tuding Sikap SBY Yang Hanya Fokus Pada AHY Sebagai Penghambat Koalisi

Menurut Rachland taktik yang dilakukan Jokowi dan partai koalisinya tersebut merusak demokrasi. Karena publik tidak diberi kesempatan lapang untuk menilai kepantasan figur Cawapres.

“Ini juga taktik yang datang dari kesombongan karena menyuruh parpol lain membebek saja mengikuti kehendak atau titah Jokowi dan Megawati,” katanya.

Demokrat, lanjut Rachland, ingin hubungan sejajar yang berdasar mutual respect. “Kami mau pendapat dan suara kami juga didengar dan jadi bahan pertimbangan,” katanya.

Baca juga: Peringatkan Ngabalin, SBY: Saya Bukan Bawahan Jokowi

Ditegaskan oleh Rachland, bahwa Demokrat perlu tahu siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi jika ingin Demokrat bergabung dalam koalisi Jokowi. Agar bisa ikut menilai dan menakar kepantasannya.

“Tidak bisa Jokowi dan Megawati memanggil kami masuk, menyuruh kami diam dan ikut saja pada kehendak mereka, dengan iming iming kursi kabinet bagi Demokrat. Kami harus diyakinkan bahwa pilihan yang diambil mereka benar,” pungkasnya. (ARif R/Hrn)

Langganan berita lewat Telegram
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU