Bangladesh-Myanmar Sepakati Soal Pemulangan Muslim Rohingya

DHAKA/COX’S BAZZAR, SERUJI.CO.ID – Bangladesh mengatakan pada Selasa (16/1) pihaknya akan merampungkan proses pengembalian banyak di antara para pengungsi Muslim Rohingya yang melarikan diri dari konflik di Myanmar dalam dua tahun setelah pertemuan dua negara bertetangga tersebut.

Rencana pemulangan bilateral yang Myanmar katakan akan mulai Selasa depan, disambut dengan rasa skeptis oleh berbagai lembaga swadaya masyarakat, yang menyatakan hal itu tak cukup mengatasi masalah keselamatan, mata pencaharian dan pemukiman tetap.

Kementerian Luar Negeri Bangladesh dalam sebuah pernyataannya mengatakan usaha pemulangan tersebut mempertimbangkan “keluarga sebagai kesatuan,” dengan Myanmar menyediakan tempat penampungan sementara bagi mereka yang kembali sebelum membangun kembali rumah-rumah bagi mereka.

Bangladesh akan mendirikan lima kamp transit untuk mengirim orang-orang Rohingya ke dua pusat penerima di wilayah Myanmar dekat perbatasan, demikian pernyataan itu.

“Myanmar telah mengulangi komitmennya untuk menghentikan arus warga Myanmar ke Bangladesh,” tambahnya.

“Pernyataan itu juga menyerukan pemulangan anak-anak yatim dan anak-anak yang lahir pada saat insiden yang tak dibenarkan, rujukan ke kasus-kasus perkosaan yang menyebabkan kehamilan,” kata seorang pejabat Kemlu Bangladesh.

Perkosaan wanita-wanita Rohingya oleh pasukan keamanan Myanmar tersebar di berbagai tempat, demikian kata PBB dan pegiat NGO. Namun, Militer Myanmar membantah pihaknya terlibat dalam serangan-serangan seksual.

Sebanyak 650.000 orang melarikan diri ke Bangladesh akibat kekerasan yang terjadi.

Proses verifikasi

Pertemuan di Naypyitaw, ibu kota Myanmar, merupakan rapat pertama kelompok kerja gabungan yang dibentuk untuk membahas rincian persetujuan repatriasi November.

Pemerintah Myanmar tidak segera mengeluarkan pernyataannya setelah pertemuan pada Selasa.

Direktur Jenderal Departemen Pertolongan dan Pemukiman Kembali di Kementerian Kesejahteraan Sosial Myanmar, Ko Ko Naing, mengatakan kepada Reuters lewat telepon bahwa Myanmar telah menandatangani persetujuan itu dengan Bangladesh dan bertujuan mulai proses repatriasi pada 23 Januari.

Zaw Htay, juru bicara pemerintah Myanmar, mengatakan kepada Reuters pekan lalu bahwa mereka yang kembali dapat mengajukan permohonan kewarganegaraan setelah mereka lolos proses verifikasi.

Sebuah lembaga Myanmar yang dibentuk untuk mengawasi repatriasi mengatakan pekan lalu, dua kamp repatriasi dan penilaian yang sementara dan satu tempat lagi telah didirikan untuk menampung mereka yang kembali.

Myint Kyaing, sekretaris tetap di Kementerian Tenaga Kerja, Imigrasi dan Penduduk Myanmar, mengatakan kepada Reuters bulan ini bahwa Myanmar akan mulai memproses sedikitnya 150 orang sehari melalui masing-masing dua kamp tersebut pada 23 Januari. (Ant/SU05)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Terpilih Secara Aklamasi, Sutopo Kristanto Pimpin IKA ITS Periode 2019-2023

Pria kelahiran Tulungagung, 25 Desember 1954 ini menggantikan Ketua Umum sebelumnya, Dwi Sutjipto yang merupakan Kepala SKK Migas. Adapun Sutopo sehari-harinya adalah Presiden Direktur PT Jaya Konstruksi.

“Tenggelamkan!” Yang Populer di Era Susi Pudjiastuti, Bakal Hilang di Era Edhy Prabowo

"Tenggelamkan!" yang selama 5 tahun belakangan akrab di telinga masyarakat, akan hilang pasca Susi tidak lagi menjabat sebagai Menteri KKP, digantikan politisi Gerindra, Edhy Prabowo.

Bantah Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, Begini Penjelasan Pemprov DKI

Malah kata Syaefuloh, Pemprov DKI Jakarta terus melakukan peningkatan anggaran rehabilitasi total gedung sekolah secara signifikan, terutama pada 2017 sampai 2020

Pangkas Anggaran Pendidikan Demi Formula E, PSI: Bukti Kepedulian Anies Sangat Rendah Pada Pelajar

Diungkapkan Anggara, bahwa untuk melaksanakan perhelatan balap mobil listrik tersebut, Pemprov DKI menganggarkan sebesar Rp1,16 triliun. Namun, anggaran sebesar itu ternyata diambil dengan cara memangkas anggaran lain yang jauh lebih penting.

Bertemu Dubes Saudi Siang Ini, Menhan Prabowo Akan Bahas Soal Habib Rizieq

Dalam pertemuan yang direncanakan berlangsung pukul 15.00 WIB tersebut, Prabowo berharap dapat juga membahas soal klaim HRS yang mengatakan dicekal Kerajaan Arab Saudi.

Setelah 25 Tahun Bekerja Sebagai Dokter, Baru Ketahuan Ijazah Yang Digunakan Palsu

Ijazah kedokteran SU diketahui palsu setelah 25 tahun bekerja sebagai dokter di PT Pelni.

TERPOPULER

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close