Anies-Sandi Unggul Telak di Pemungutan Suara Ulang

JAKARTA – Pemungutan suara ulang (PSU) di TPS 1 Kelurahan Utan Panjang, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, usai digelar. Sebanyak 257 warga dari 601 yang terdaftar di DPT menggunakan hak pilihnya. Sedangkan 344 warga tidak menyoblos.

Setelah hasil PSU, pasangan nomor urut 3 Anies-Sandi unggul dengan perolehan 134 suara. Sedangkan posisi kedua, ditempati Ahok-Djarot dengan mendapatkan 103 suara, dan posisi buncit Agus-Sylvi dengan 15 suara.

Hasil PSU ini berbeda dengan pemilihan suara pada Rabu, 15 Februari 2017 lalu, dimana dari 601 DPT, sebanyak 442 warga yang menggunakan hak pilihnya. Pada pemilihan 15 Februari lalu, Ahok-Djarot unggul dengan 198 suara. Sedangkan pasangan Anies-Sandi memperoleh 177 suara, dan di peringkat terakhir ditempati Agus-Sylvi mendapat 62 suara.

Hasil PSU ini disambut suka-cita oleh pendukung Anies-Sandi dengan meneriakkan takbir dan melantunkan sholawat.

Sementara itu pada PSU di TPS 29 Kalibata, pada pemungutan suara 15 Februari, Anies-Sandi unggul 345 suara. Sedangkan pada PSU hari ini Anies-Sandi unggul dan meningkat drastis dengan memperoleh 385 suara.

Sebaliknya, suara Ahok-Djarot menurun dari 29 suara pada Rabu (15/2) menjadi 19 saat PSU. Sedangkan pada 15 Februari, Agus-Sylvi memperoleh 77 suara, turun drastis hanya mendapatkan 7 suara pada PSU hari ini.

Hasil PSU di dua TPS hari ini diprediksi pindahnya pemilih Ahok-Djarot dan Agus-Sylvi ke paslon Anies-Sandi. Hasil ini tak mengubah komposisi perolehan suara keseluruhan Pilgub DKI Jakarta yang menempatkan Ahok-Djarot di posisi pertama, Anies-Sandi di posisi kedua, sedangkan Agus-Sylvi di posisi ketiga.

EDITOR: Rizky

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Corpopreneur Yes! Entrepreneur No!

Kita tidak butuh lagi peningkatan jumlah atau persentase entrepreneur. Yang dibutuhkan adalah bagaimana membesarkan perusahaan-perusahaan gurem itu menjadi perusahaan perusahaan besar. Perusahaan-perusahaan prinsipal yang karyawannya puluhan ribu bahkan ratusan ribu orang.

Bisa Terima Capres Yang “Ikut” Perayaan Natal, Kenapa Keberatan Jika Hadiah Lomba dari Denny JA?

Karena sifat lomba ini yang sedemikian terbuka, tentu pihak-pihak yang mendukung wacana "NKRI Bersyariah" ini dapat juga menulis pemikirannya dan ikut serta dalam lomba ini. Apalagi jelas-jelas topik yang dilombakan ini adalah MENGUPAS esai yang ditulis Denny JA. Apakah mengupas dalam koteks setuju dengan tesis Denny JA, maupun tidak bersepakat dengannya.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER