Anies: Pilihlah Calon berdasarkan Identitas dan Kinerjanya

0
82
Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan dalam deklarasi "Ustadzah membela Negeri mendukung Pasangan Anies-Sandi" di Gedung Dewan Dakwah Islamiyah, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017).

JAKARTA – Cagub DKI Jakarta Anies Baswedan menghadiri deklarasi Ustadzah Bela Negeri di Gedung Dewan Da’wah Islamiyah, Jakarta Pusat, Kamis (9/3/2017). Menyikapi dukungan dalam deklarasi tersebut, Anies menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih. Dia menyatakan kepercayaan tersebut menguatkan ikhtiarnya untuk bersama-sama mengubah Jakarta sebagai rumah bagi warganya.

Dan pada kesempatan itu, Anies bercerita tentang sosok cawagubnya, Sandiaga Uno, yang berhasil menciptakan lapangan kerja dengan ribuan pegawai.

“Ibu-ibu semua, jadi Bang Sandi, yang menemani kami, beliau itu seorang pengusaha. Usahanya mulainya dari tiga orang. Sekarang yang bekerja sama Bang Sandi itu jumlahnya 50 ribu,” ujar Anies kepada para ustazah yang hadir dalam deklarasi tersebut.

Anies menjelaskan bahwa Sandiaga Uno bukan anak seorang pejabat atau orang kaya yang diberi modal buat usaha. Sandiaga menggeluti dan menekuni usahanya seorang diri.

“Bukan anak pejabat, orang tuanya guru, ayahnya profesional biasa, bukan anak pejabat, bukan anak miliuner. Ingin nggak di Jakarta banyak pekerjaan? Kalau ingin, pilih yang sudah membuktikan yang sudah membuat pekerjaan banyak,” ujar Anies.

Juga dalam kesempatan tersebut, Anies mengajak para ustazah mempromosikan cagub-cawagub yang ada dalam Pilgub DKI putaran kedua. Anies mengatakan bahwa ada dua alasan warga memilih salah satu pasang calon.

Menurut Anies, alasan pertama orang memilih calon pemimpin didasarkan pada identitas calon. Pemilih cenderung mengikuti identitas serupa antara dirinya dan calon tersebut. Alasan kedua didasarkan pada kinerja mereka.

“Yang identitasnya sama cenderung milih yang sama. Tapi yang kedua adalah kinerja. Karena itu, saya sampaikan kepada ibu semua, dalam ibu-ibu mengkampanyekan, bicarakan juga kinerja,” jelasnya.

Anies mencontohkan kampanye rencana kinerjanya, yakni melanjutkan program Kartu Jakarta Pintar (KJP). Kemudian Anies sedikit menyindir lawan politiknya dalam Pilkada DKI Jakarta 2017 yang dianggap memiliki kebijakan penggusuran.

“Sehingga orang melihat, ini misalnya, KJP oh jalan terus. Bahkan Ibu-ibu malah tanya, mau digusur, kalau mau digusur, ya pilih yang biasa gusur. Bilang jumlah yang mau digusur sudah ada tuh. Mau digusur? Boleh, jumlah yang mau ditutup sudah ada, Bu. Jumlahnya 251 titik. Ibu-ibu tinggal lihat saja daftarnya. Mau pilih (yang suka gusur), boleh,” sambung Anies.

Anies-Sandiaga akan bersaing dengan calon petahana Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dalam putaran kedua Pilkada DKI Jakarta 2017.

EDITOR: Iwan Y

Komentar

BACA JUGA
ott, korupsi

OTT Oknum BPN Lhokseumawe Ditetapkan Jadi Tersangka

LHOKSEUMAWE, SERUJI.CO.ID - Tim Saber Pungli Lhokseumawe, Provinsi Aceh, menetapkan salah seorang oknum PNS di Badan Pertanahan Nasional (BPN), S (54), menjadi tersangka hasil dari...
gunung agung

Promosi Pariwisata Bali Pasca Erupsi Gunung Agung

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Gunung Agung dengan ketinggian 3.142 meter di atas permukaan laut di Desa Rendang, Kabupaten Karangasem, wilayah timur Bali, yang sempat beberapa...
Rudiantara

2019 Kominfo Targetkan Indonesia Terhubung Internet

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika RI Rudiantara menargetkan seluruh kabupaten/kota di Indonesia terhubung jaringan internet dengan kecepatan tinggi pada 2019 sehingga semua orang...
Abhan

Bawaslu: Penyelenggaraan Pilkada Jangan Mudah Tergoda Suap

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI Abhan mengingatkan seluruh jajarannya untuk tidak mudah tergoda suap selama menyelenggarakan pemilihan kepala daerah (pilkada)...
Suap

Terkait Suap, KPU Jabar Panggil KPU Garut

BANDUNG, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Barat akan memanggil jajaran KPU Garut untuk meminta klarifikasi terkait dugaan operasi tangkap tangan terhadap...
loading...
Screenshot_20180115_194046

PKS Optimis Peroleh 5 Kursi DPRD Pasaman Barat pada Pileg 2019

SIMPANG EMPAT – PKS optimis lima kursi DPRD Kabupaten Pasaran Barat akan diperolehnya pada pileg 2019. Hal ini disampaikan oleh Fajri Yustian Ketua Tim...
images (5)

Garis 7: Sesat Nalar

Analogi adalah sebuah cara otak untuk memahami sesuatu. Analogi mirip dengan perumpamaan. Jika ada orang yang bertanya bagaimana cara membuat jelly, maka paling mudah...
IMG_20180224_110625_530

Mencari Logika di Balik Kasus Tuduhan ke Habib Rizieq Shihab

Habib Rizieq Shihab (RHS) juga ditetapkan sebagai tersangka, setelah sebelumnya FH dijerat pasal pornografi dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. RHS bahkan...