Anies dan Ahok Melaju Putaran Kedua


JAKARTA– Hingga pukul 17.20 WIB,  penghitungan quick count beberapa lembaga survei mulai terlihat. Hampir pasti pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan memasuki pilkada putara kedua.

Meski keputusan formalnya masih menunggu hasil penghitungan KPU DKI Jakarta, tetapi hampir semua pihak menyebut  kedua pasangan ini masuk ke putaran kedua.

Quick count Pilgub DKI yang dilakukan sejumlah lembaga survei hampir tuntas. Data masuk sudah melewati 90 persen dan pasangan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat jadi yang teratas.

Di urutan dua di bawah Ahok-Djarot adalah pasangan cagub cawagub nomor urut tiga, Anies Baswedan-Sandiaga Uno. Keduanya akan lolos ke putaran dua lantaran tak ada calon yang meraih 50 persen plus satu suara.

Direktur Polmark Indonesia Eep Syaifullah Fattah menegaskan, sampai pukul 17.00 WIB, hasil penghitungan menunjukkan Agus Yudhoyono-Sylviana Murni meraih 18,4 persen, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 41 persen, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno 40,8 persen. Data masuk adalah 91,25 persen.

“Jadi hampir pasti Pilkada DKI masuk putaran kedua,” tegasnya dalam analisanya di tvOne, Rabu (15/2) petang.

Data lain dari Lingkaran Survei Indonesia menunjukkan, Agus Yudhoyono-Sylviana Murni 16,9 persen, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 43 persen, dan  Anies Baswedan-Sandiaga Uno 40,2 persen. Data masuk 95,71 persen.

Sementara Indikator Indonesia merilis Agus Yudhoyono-Sylviana Murni 17,43 persen, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat 42,8 persen, dan  Anies Baswedan-Sandiaga Uno 39,75 persen.

Direktur Eksekutif  Indikator Politik Indonesia Burhanuddin Muhtadi memastikan, dengan data itu maka Pilkada DKI masuk dua putaran. “Kayaknya data ini bergerak ke manapun, tetap masuk putaran kedua,” tegasnya.

 EDITOR : Yus Arza

 

1 KOMENTAR

  1. Menurut saya,
    Justru PDIP sengaja memunculkan sosok AA untuk menyerang SBY, sehingga SBY bisa diancam dan dipaksa untuk menyerahkan suara AHY kepada BTP. Jika SBY tidak menyerahkan suara AHY maka siap siap kasus-kasus lama seperti Kasus AA, kasus Hambalang, kasus Century akan siap membawa SBY kepada jeruji.

    Politik itu kejam bro.
    Lawan akan diancam sedangkan kawan akan sayang.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama
close