Alkatiri: Penangkapan Ustadz Alfian Tandjung Terkesan Dipaksakan

SURABAYA – Dengan tuduhan melakukan pelanggaran pasal 310 dan 311 KUHP tentang statemennya di medsos terkait hampir 85 persen kader PDI Perjuangan adalah PKI, ustadz Alfian Tandjung ditahan oleh Polda Jatim atas permintaan Polda Metro Jaya (PMJ), Rabu (6/9).

Penahanan terhadap ustadz yang dikenal paling gencar menyuarakan kebenaran tersebut bagi kuasa hukum ustadz Alfian Tandjung terkesan dipaksakan, apalagi baru saja hari ini Hakim Pengadilan negeri membebaskan ustadz Alfian dan menyatakan tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) batal demi Hukum.

”Seharusnya mereka itu tak perlu menahan. Bisa saja menunggu ustadz datang ke Jakarta karena ustadz itu kooperatif dalam pemeriksaan kasus ini,” jelas koordinator kuasa hukum Abdullah Akatiri ditemui di Surabaya, Rabu (6/9).

Dikatakan oleh Alkatiri, pihaknya keberatan atas penangkapan tersebut karena dalam surat penangkapan tersebut tidak disebutkan tanggal pembuatan surat tersebut dan masa berlaku surat penangkapan tersebut. ”Aneh dan terkesan dipaksakan,” jelasnya.

Alkatiri menambahkan untuk upaya hukum lainnya pihaknya selaku kuasa hukum akan berkoordinasi untuk langkah hukum yang akan ditempuh atas penangkapan tersebut.

Ketika dikonfirmasi pelapor ustad Alfian Tandjung di PMJ, Alkatiri menyebut pelapornya adalah PDI Perjuangan dengan pelapor sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristianto. (Setya/Efka)

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Tiga Budaya Sunda yang Unik, Nomer 1 Sudah Jarang Ditemukan

Semua tradisi dan budaya di Indonesia unik dan mempunyai ciri khas tersendiri. Tak ketinggalan juga budaya Sunda dan segala tradisi yang dijalankan.