Ahok-Djarot Ucapkan Selamat Kepada Anies-Sandi

JAKARTA – Pasangan calon gubernur-wakil gubernur Jakarta nomor urut dua Basuki Tjahaja Purnama (Ahok)-Djarot Saiful Hidayat mengucapkan selamat kepada Anies Baswedan-Sandiaga Uno yang telah unggul dalam hitungan cepat pada pilkada DKI Jakarta putaran kedua.

“Selamat kepada Pak Anies dan Pak Sandi atas unggulnya persentase dalam perolehan suara di perhitungan cepat. Kita sudah melihat hasil perhitungan secara quick count dan tentunya nanti kita akan juga menunggu hasil hitungan dari real count yang nanti akan diumumkan KPU DKI,” kata Djarot dalam konferensi pers di Hotel Pullman, Jakarta Pusat, Rabu (19/4).

Djarot menyeru masyarakat pendukungnya tetap menjaga kedamaian melalui ketenangan hati, dan tidak melakukan hal-hal yang tidak baik dalam melampiaskan kekecewaan, karena kalah dan menang dianggapnya hanya masalah Pilkada DKI dan tidak perlu diteruskan dalam hal lainnya.

“Kami berharap semua pihak bisa menahan diri dan menjaga rasa kebersamaan yang sudah terbangun saat ini. Kami rasakan perjuangan dari kader-kader, relawan, dan masyarakat yang berusaha berjuang sampai akhir dan tadi memberikan hak suaranya. Kami apresiasi warga Jakarta yang telah memilih dan menciptakan kedamaian,” sambungnya.

Djarot juga mengimbau tetap menyelesaikan program-program yang telah dirancang dengan sisa waktu yang ada.

Hal senada disampaikan oleh Ahok, ia mengingatkan agar kebersamaan tetap dijunjung tinggi.

“Selamat, Pak Anies dan Pak Sandi dan seluruh timses, pendukung semua. Sama, kita ingin Jakarta baik karena kita ingin Jakarta menjadi rumah kita bersama,” kata Ahok.

Berdasarkan hasil hitung cepat beberapa lembaga survei, pasangan Anies-Sandi unggul telak dari Basuki-Djarot.

Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA dengan data masuk sebesar 85,71 persen, menempatkan Anies-Sandi di 55,83 persen, unggul atas Ahok-Djarot yang memperolah 44,17 persen suara.

Tidak berbeda dengan LSI Denny JA, lembaga survei Polmark yang dipimpin Eep Saefulloh Fatah juga menempatkan Anies-Sandi unggul jauh atas Ahok-Djarot dengan selirsih 14 persen. Pasangan Anies-Sandi memperoleh 57 persen suara, sementara Ahok-Djarot hanya peroleh 43 persen suara dari 88 persen suara yang sudah masuk.

Sementara itu lembaga survei Indikator pimpinan Burhan Muhtadi dengan jumlah suara yang sudah masuk dalam Quick Count 90 persen, Ahok-Djarot mendapatkan 42,38 persen suara, dan Anies-Sandi unggul jauh meninggalkan dengan 57,62 persen suara.

Dari berbagai hasil Quick Count lembaga survei yang telah diumumkan ini, bisa dipastikan pasangan Anies-Sandi akan menjabat sebagai gubernur baru Jakarta periode 2017-2022.

 

EDITOR: Iwan Y

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER