Adaptasi OK-OCE, Cawapres Sandiaga Janji Akan Berikan Akses Modal Untuk Santri


JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Calon Wakil Presiden (cawapres) Sandiaga Salahuddin Uno yang merupakan pasangan capres Prabowo Subianto, berjanji akan berikan kemudahan akses permodalan untuk para santri yang ingin berwirausaha.

“Kami sampaikan akan menggagas satu program adaptasi OK OCE, dimana ada pelatihan pendampingan akan ada kemudahan untuk pemasaran. Ada juga kemudahan untuk perizinan laporan keuangan dan permodalan,” kata Sandiaga usai bertemu Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Said Agil Siradj di Kramat Raya, Jakarta, Kamis (16/8).

Baca juga: Resmi, Koalisi Sepakat Sandiaga Uno Sebagai Cawapres Prabowo

Adaptasi dari gerakan OK OCE dikatakannya ingin seperti dilaksanakan di Jakarta yang saat ini sudah mencapai 42.000 peserta. Saat ini modal yang disampaikan masih sangat kurang bagi para santripreneur.

“Kita ingin ada komitmen khusus bagi pengusaha yang lahir dari pesantren ini mendapatkan akses permodalan tentunya setelah mengikuti pelatihan dan pendampinga serta beberapa program yang akan disasar khusus untuk pesantren,” tutur Sandiaga.

Baca juga: Pilih Berhenti Daripada Manfaatkan Fasilitas Cuti, Ini Alasan Sandiaga Uno

Terkait sikap NU apakah mendukung, Sandiaga mengatakan NU itu milik semua. NU ini agar menjadi organisasi yang menaungi semua golongan.

“Kita komitmen kepada kebersamaan dan Islam yang rahmatan lil alamin, Islam yang betul- betul memberikan manfaat bagi semua,” tukasnya. (Ant/Hrn)

1 KOMENTAR

Comments are closed.

ARTIKEL TERBARU

Bantahan Survei Kompas, Filsafat Ilmu dan Kisah Angsa Hitam

Cara saya berterima kasih kepada Kompas justru memujinya ketika benar dan mengkritiknya ketika salah. Dan saya berkesimpulan dengan ilmu yang saya pelajari, Kompas telah salah menarik kesimpulan dalam publikasi surveinya di bulan Maret 2019.

Penggratisan Suramadu: Memperdalam Kekeliruan Kebijakan Pemerintah

"Kebijakan ini dibangun di atas paradigma benua, bertentangan dengan paradigma kepulauan. Dalam paradigma benua, kapal bukan infrastruktur, tapi jalan dan jembatan. Kapal disamakan dengan truk dan bis," Prof Danie Rosyid.

3 Kunci Sukses Pasarkan Properti Saat Wabah Covid-19

Webinar ini sendiri sengaja diadakan oleh Lamudi untuk membantu para pangembang properti memasarkan produk mereka agar tetap mendapatkan hasil yang maksimal di tengah pandemi corona.

Pasca Kecelakaan Tulang Belakang, Kaki Sering Nyeri dan Perih, Apa Sebabnya?

Pada 16 tahun yang lalu saya pernah kecelakaan dan tiga ruas tulang belakang remuk. 3 bulan awal kaki kiri saya tidak bisa berjalan, 6 bulan berikutnya sudah bisa jalan walaupun tidak sekuat kaki kanan, sampai sekarang.

Breaking News: Akhirnya, Presiden Jokowi Putuskan Tes Massal Covid-19

Tidak mengambil kebijakan Lockdown, Presiden Jokowi akhirnya lebih memilih melakukan tes massal Covid-19.

Tahukah Anda, Berwudhu Dapat Kurangi Risiko Tertular Virus Corona?

Berwudhu merupakan kegiatan yang tak bisa dipisahkan dari muslim.. Tahukah anda bahwa berwudhu bisa mengurangi resiko tertular virus Corona?

Cegah Kepanikan, AMSI Imbau Media Kedepankan Kode Etik dalam Pemberitaan Wabah Corona

Wens menjelaskan beberapa langkah yang harus dilakukan media-media anggota AMSI dalam pemberitaan terkait virus Covid-19 tersebut.

Fahira: Milenial Butuh Teladan, Bukan Tik Tok untuk Membumikan Pancasila

"Membumikan Pancasila secara populer sah-sah saja, tetapi yang dibutuhkan millenial saat ini bukan itu. Milenial butuh teladan dari para penyelenggara negara dan para pemimpin bangsa," kata Fahira

TERPOPULER

close