600 Pengurus Golkar se-Jabar Tolak Ridwan Kamil

0
280
Ridwan Kamil (kiri) - Daniel Mutaqien (kanan)

BANDUNG, SERUJI.CO.ID – Sebanyak 600 pengurus kecamatan, desa, dan kelurahan Partai Golkar se-Jawa Barat menyatakan tidak menerima keinginan DPP Partai Golkar mengusung Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil dan Anggota DPR RI Daniel Muttaqien pada Pilgub Jabar 2018.

“Seluruh PK, PD, hingga PL Partai Golkar Jawa Barat menyatakan menolak bahwa apa yang dilontarkan DPP Partai Golkar (Mengusung Ridwan Kamil di Pilgub Jabar 2018, red.). Kami menolaknya,” kata Juru Bicara Forum Komunikasi PK (Pengurus Kecamatan), PD (Pengurus Desa), dan PL (Pengurus Kelurahan) Partai Golkar se-Jawa Barat, Yayan Heryana, di Bandung, Selasa (7/11).

Ia mengatakan penjaringan nama yang dilakukan untuk memunculkan bakal calon Gubernur Jawa Barat di internal Partai Golkar tidak asal jadi namun melalui mekanisme partai.

Seluruh proses mulai dari pengurus desa dan kelurahan, pengurus kecamatan hingga tingkat DPD kabupaten/kota, kata dia, hanya memunculkan satu nama, yaitu Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk diusung dalam Pilgub Jawa Barat tahun depan.

“Sampailah ke DPP Partai Golkar untuk disahkan oleh tim pilkada pusat, seluruh prosesnya sudah kami laksanakan berdasarkan konstitusi partai. Tolong, bisa gak DPP menunjukkan di mana letak kesalahan mekanisme kami itu, kami terus terang gagal memahami,” kata Yayan.

Menurut dia, karena keinginan DPP Partai Golkar yang “keukeuh” mengusung nama yang muncul di luar mekanisme partai, muncul suara penolakan dari kader arus bawah yang sudah bekerja keras menjaga elektabilitas Partai Golkar di Jawa Barat di tengah kondisi elektabilitas tersebut yang terus terpuruk di tingkat nasional.

“Penolakan itu bukti kami yang sudah berada pada titik sama untuk memenangkan Kang Dedi Mulyadi sebagai Gubernur Jawa Barat di pilgub nanti. Sementara figur yang namanya diumumkan oleh DPP itu seperti ‘jurig nyiliwuri’ (hantu yang menyamar) saja, karena tidak pernah masuk dalam mekanisme kami sebagai kader,” kata dia.

Selain itu, pihaknya mengaku tidak ingin berpatokan pada pernyataan Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi pada Senin (6/11) di Kantor DPD Partai Golkar Jawa Barat yang meminta kader memahami keinginan DPP Partai Golkar yang sudah mengusung Emil dan Daniel.

“Kami meminta keadilan kepada DPP Partai Golkar. Kami pernah datang ke DPP itu bukti kami sayang kepada Golkar. Ini bukan semata soal Kang Dedi, tetapi maksud kami mengawal amanat kader Golkar Jawa Barat,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Gus Ipul

Gus Ipul Minta Perbankan Dukung Pertumbuhan Ekonomi Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Wakil Gubernur Jawa Timur, Saifullah Yusuf (Gus Ipul) meminta dunia perbankan ikut mendukung pertumbuhan ekonomi di Jawa Timur. Langkah ini penting...
Pleno KPU Jatim

Ini Hasil Tes Kesehatan Dua Pasangan Calon Pilgub Jatim 2018

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur menggelar rapat pleno terbuka terkait pemberitahuan hasil penelitian kesehatan kedua pasangan calon gubernur dan wakil...
Ando

Pemuda Ini Nekat Jual Tiga Teman SMA Secara Online

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Tindakan Ando Sidabutar (18) boleh dibilang nekat. Lelaki kemayu ini, menjajakan tiga temannya di media sosial Facebook miliknya. Namun, belum lagi...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...