BPS Bali: Kerajinan Bali Tembus Pasar Internasional


DENPASAR – Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali melaporkan, hasil kerajinan Bali terutama barang-barang rajutan berhasil menembus pasar Internasional.

“Barang-barang rajutan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali banyak menembus pasaran luar negeri, setelah Hong Kong sebanyak 25,91 persen, menyusul Amerika Serikat menyerap 21,82 persen,” papar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bali Adi Nugroho, di Denpasar, Senin (24/7).

Adi menjelaskan, selain menembus pasar Hongkong dan Amerika serikat, Kerajinan rajutan khas Bali ini juga menembus pasaran Singapura sebesar 20,32 persen, Australia 9,23 persen, Jepang 3,44 persen, China 0,94 persen, Jerman 0,88 persen, Prancis 0,33 persen, Belanda 0,43 persen, dan Spanyol 1,21 persen.

Sedangkan sisanya 15,49 persen menembus berbagai negara lainnya di belahan dunia, karena barang-barang rajutan itu sangat diminati konsumen luar negeri.

“Barang-barang rajutan itu mampu menghasilkan devisa sebesar 1,358 juta dolar AS selama bulan Mei 2017, meningkat 36.870 dolar AS atau 2,79 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya, karena pada Mei 2016 menghasilkan 1,321 juta dolar AS” jelas Adi.

Perolehan devisa bulan Mei 2017 sebesar 1,358 juta dolar AS dibandingkan dengan bulan April 2017 sebesar 1,419 juta dolar AS mengalami penurunan sebesar 60.766 dolar AS atau 4,27 persen.

“Barang-barang rajutan tersebut juga mampu memberikan kontribusi sebesar 2,67 persen dari total ekspor Bali yang mencapai 50,841 juta dolar AS, meningkat 26,84 persen dibanding bulan sebelumnya tercatat 40,082 juta dolar AS” imbuhnya.

Perolehan devisa itu, juga meningkat 22,04 persen dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya, mengingat pada Mei 2016, devisa Bali sebesar 41,660 juta dolar AS.

“Bali pada bulan yang sama juga mengapalkan pakaian jadi bukan rajutan senilai 6,229 juta dolar AS, meningkat 1,169 juta dolar AS atau 23,12 persen dibanding bulan sebelumnya, mengingat April 2017 mengantongi sebesar 5,059 juta dolar AS” kata Adi.

Perolehan tersebut dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya juga meningkat 1,169 juta dolar AS atau 61,94 persen, karena pengapalan hasil sentuhan tangan-tangan terampil perajin Bali itu pada bulan Mei 2016 hanya menyumbangkan sebesar 3,846 juta dolar AS.

“Pakaian jadi bukan rajutan hasil usaha kecil skala rumah tangga itu, mampu memberikan andil sebesar 12,25 persen dari total ekspor Bali sebesar 50,84 juta dolar AS” tuturnya. (HA)

Sumber:Antara

2 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Anak Mudah Tersinggung dan Hilang Kontrol, Apa Yang Harus Dilakukan Ortu?

Anak saya pelajar, wanita, umur 15 tahun, sudah berjalan 2 bulan, berobat jalan di RJS Lawang, Malang. Tapi dia masih besar ketersinggungan, kesalah pahaman dalam menerima omongan dan perkataan orang lain.

Pengabdian Tragis Dahlan Iskan!

Dua kali hari Kartini saya mendapatkan kado sedih. Pertama saat Ibu saya tercinta meninggal dunia dalam usia 52 tahun, 21 April 1994.

Fahira ke Haters Anies: Jangan Sering Gol Bunuh Diri Nanti Kehabisan Energi

Bedakan wilayah Bekasi, Tangerang dan DKI saja tidak mampu. Siapa pengelola Kawasan GBK dan Jembatan Utan Kemayoran saja tidak paham. Bagaimana mau mau kritik apalagi menyerang.

Sering Kesemutan di Tangan Maupun Kaki Sejak Usia Muda, Apakah Sebabnya?

Kesemutan yang saya derita mudah timbul, semisal saat mengendarai sepeda motor, tangan saya memegang stang meskipun tidak erat dalam waktu 10 menit kedua tangan saya merasa kesemutan bercampur kebas, dan akan normal kembali apabila saya lepas.

Dinilai Lembek ke China Soal Natuna, PA 212 Minta Presiden Jokowi Pecat Prabowo

Menurut PA 212, langkah yang diambil Prabowo sangat kontras dengan sikap Presiden Jokowi yang tidak mau berkompromi dengan China yang telah melakukan pelanggaran batas wilayah di perairan Natuna.

Inilah Kekayaan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah Yang Kena OTT KPK

Jumlah harta Saiful ini melonjak hampir empat kali lipat dibanding saat awal ia menjabat Wakil Bupati Sidoarjo periode 2005-2010, yang berdasarkan LHKPN tertanggal 28 April 2006 bernilai total Rp17.349.095.000.

Flash: Bupati Sidoarjo Kena OTT KPK Terkait Dugaan Pengadaan Barang dan Jasa

OTT KPK ini, adalah juga yang pertama kali sejak revisi UU KPK diundangkan menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 atas perubahan kedua atas UU Nomor 30 Tahun 2002.

Utang RI Meroket Rp4.778 Triliun, Sri Mulyani: Kita Masih Lebih Hati-hati Dibanding Malaysia

Bahkan, jika dibanding negara tetangga seperti Malaysia, Singapura dan Filipina, jelas Sri Mulyani, pengendalian utang Indonesia jauh lebih hati-hati.

TERPOPULER

Manfaat Belerang untuk Mengobati Berbagai Masalah Kulit

Pantas saja banyak orang yang gemar berkunjung ke pemandian air panas. Ternyata ini manfaat belerang untuk kulit.
close