Wall Street Berakhir Turun Jelang Musim Laporan Laba

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Saham-saham di Wall Street berakhir lebih rendah pada Senin (Selasa pagi WIB-10/10), karena para investor menunggu dimulainya musim pelaporan laba perusahaan-perusahaan yang tercatat di pasar modal.

Indeks Dow Jones Industrial Average kehilangan 12,60 poin atau 0,06 persen menjadi ditutup pada 22.761,07 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 ditutup turun 4,60 poin atau 0,18 persen menjadi 2.544,73 poin, dan indeks komposit Nasdaq turun 10,45 poin atau 0,16 persen menjadi 6.579,73 poin.

Beberapa perusahaan besar yang dijadwalkan melaporkan hasil keuangan kuartalan minggu ini, antara lain BlackRock, Citigroup, Bank of America dan Wells Fargo.

Laba para emiten kuartal ketiga diperkirakan meningkat 4,9 persen dari tahun ke tahun, menurut data dari Thomson Reuters. Sementara pendapatan kuartal III diperkirakan akan meningkat 4,3 persen dari kuartal III tahun lalu.

Telah terjadi peningkatan optimisme atas perombakan pajak yang diajukan oleh Presiden Donald Trump.

Trump dan Partai Republik di Kongres berharap untuk memberlakukan paket pemotongan pajak bagi perusahaan, usaha kecil dan individu sebelum Januari mendatang, dengan mengatakan bahwa pajak yang lebih rendah akan mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan pekerjaan dan upah.

Pekan lalu, Dewan Perwakilan Rakyat AS mengeluarkan sebuah resolusi anggaran untuk tahun fiskal 2018, yang membuka jalan bagi undang-undang reformasi pajak.

Dalam sebuah pemungutan suara 219-206, anggota parlemen menyetujui anggaran yang mengatur sebuah proses yang dapat membantu anggota Kongres Partai Rebublik menghindari filibuster di Senat saat membahas rancangan undang-undang perpajakan, dan meloloskannya tanpa suara Demokrat. (Xin/Ant/SU03)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER