Teror Bom di Surabaya, Turunkan Kepercayaan Investor

SURABAYA, SERUJI.CO.ID – Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) Wilayah Jawa Timur menyatakan aksi terorisme berupa peledakan bom di Surabaya dan Sidoarjo menurunkan kepercayaan investor untuk berinvestasi di Kota Pahlawan dan sekitarnya.

“Dari sisi produksi, mencegah para pekerja untuk masuk kerja atau melakukan kegiatan produksi,” kata Ketua Umum Japnas Jatim Mohammad Supriyadi di Surabaya, Senin (14/5).

Selain itu, lanjut dia, dari sisi logistik, adanya razia, pengamanan dan penutupan jalan mengganggu distribusi logistik regional. Secara makro, lanjut dia, mengganggu roda ekonomi baik mingguan maupun bulanan sehingga pertumbuhan ekonomi triwulanan terganggu.

“Dari sisi konsumsi juga mengurangi jumlah total konsumsi karena adanya penurunan pengunjung pada pusat perbelanjaan ritel maupun grosir,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) BEI terkoreksi pada pembukaan perdagangan Senin (14/5) pagi ini, hampir seluruh sektor saham kompak melemah akibat sentimen teror bom Surabaya dan Sidoarjo pada 13 Mei 2018.

Pada pra-pembukaan perdagangan, IHSG melemah 23,37 poin atau 0,39 persen ke posisi 5.933,461. Begitu pun dengan indeks LQ45 turun 0,61 persen ke posisi 956,135.

Pelemahan berlanjut dan IHSG dibuka terkoreksi semakin dalam 0,47 persen atau 29,98 poin ke posisi 5.928,845. Indeks LQ45 pun merosot 0,64 persen ke posisi 955,863.

Sebanyak 108 saham merosot, 107 saham stagnan, dan 80 saham menguat. Total frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 20.484 kali dengan volume 466,4 miliar saham senilai Rp 417,6 miliar.

Adapun korban meninggal dalam teror bom di tiga gereja di Surabaya Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Jalan Ngagel, GKI Jalan Diponegoro dan GPPS Jalan Arjuna hingga saat ini adalah 14 orang. Sedangkan yang luka ada 43 orang.

Sementara korban dalam teror di Wonocolo, Sidoarjo Ahad (13/5) malam ada tiga orang sehingga total dua wilayah adalah 17 meninggal dan 45 luka. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Wanita Muda Kaki Sering Kesemutan dan Perut Bagian Bawah Sakit, Gejala Apa?

Dokter, sudah 4 hari ini kaki saya terasa kebas dan gampang kesemutan. Juga perut saya bagian bawah terasa sakit. Kira-kira sakit apa ya dok?

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

Sambut Festival Belanja Lajang 11.11, Ecovacs Robotics Beri Promo Diskon Hingga 55%

Perusahaan penyedia Robot Rumah Tangga, ECOVACS ROBOTICS, akan meberikan promos diskon besar-besaran hingga 55% untuk berbagai produk unggulan seperti DEEBOT OZMO T8 AIVI, DEEBOT OZMO T8, dan DEEBOT U2 PRO.

150 Ide Bisnis Terbaik Siap Bersaing dalam DSC XI

Program Initiator DSC XI, Edric Chandra mengungkapkan dii tengah kondisi perekonomian yang masih belum stabil lantaran pandemi COVID-19, semangat gerakan wirausaha justru diterima oleh DSC XI.

Kembali Terjadi, Ratusan Kader Militan PDIP Alihkan Dukungan ke Machfud-Mujiaman

Kader yang tergabung dalam kelompok yang menamakan diri Banteng Ketaton tersebut mendeklarasikan dukungannya pada Ahad (8/11) kemarin di daerah Pandegiling yang dikenal sebagai jantungnya PDI Perjuangan di Surabaya.

Tekan Hoaks Selama Pilkada 2020, AMSI Gelar Cek Fakta di 16 Wilayah

Kegiatan Cek Fakta sebagai bentuk kontribusi AMSI kepada publik dengan memberikan informasi yang bermutu selama masa Pemilihan Kepala Daerah 2020 dan menekan hoaks (mis/disinformasi) yang berpotensi beredar selama berlangsungnya masa kampanye dan Debat Pilkada 2020.

TERPOPULER

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.

Jin Tidak Takut dengan Bacaan Ayat Kursi

Kemcer Di Curug Cipeteuy