Produsen Korea: Halal Jadi Gaya Hidup Masyarakat Indonesia

0
58
Sertifikasi halal
Sertifikasi halal (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Produsen makanan asal Korea Selatan mengatakan makanan halal telah menjadi gaya hidup masyarakat Indonesia sehingga banyak produsen makanan asal negeri ginseng itu memperhatikan kehalalan produknya.

“Halal telah menjadi gaya hidup masyarakat. Untuk itu, kehalalan produk menjadi hal utama sebelum melirik pasar Indonesia,” ujar Manajer Pemasaran Korinus yang menjadi importir tunggal Samyang, Wenni Wang di Jakarta, Ahad (12/11).

Tak hanya soal makanan saja, lanjut dia, gaya hidup halal juga merambah di setiap sektor kehidupan masyarakat Muslim seperti wisata dan transaksi keuangan.

Samyang merupakan mi ramen instan yang menjadi tren anak muda karena rasanya yang pedas. Namun beberapa waktu lalu, sempat beredar isu jika Samyang tidak halal.

Tak hanya Samyang, sejumlah produsen makanan dan minuman asal Korea juga memperhatikan kehalalan produk.

“Sebenarnya Samyang sendiri sudah ada sertifikasi halal dari federasi Muslim Korea. Tapi di sini ‘kan untuk mencantumkan logo halal di kemasan harus ada sertifikasi halal dari MUI,” katanya.

Untuk meredakan kekhawatiran itu, pihaknya langsung mengurus sertifikat halal MUI dan berhasil mengantongi sertifikatnya pada 28 September.

Sementara itu, Direktur Korinus Lee Jung Ho menjelaskan bahwa proses mengantongi sertifikat halal MUI tidak mudah. Kerumitan yang memakan waktu hingga satu tahun lamanya, tetap dijalani agar Mi Samyang bisa kembali mendapat kepercayaan konsumen di Indonesia.

“Kami mementingkan sertifikat halal, karena pertama, mayoritas masyarakat di Indonesia adalah muslim dan sangat perhatian dengan kehalalan produk. Kedua, halal dalam sebuah produk artinya menjamin keamanannya untuk dikonsumsi serta kualitas dan kebersihan produk,” kata Lee Jung Ho. (Ant/SU02)

Komentar

BACA JUGA
Zakat ASN 2,5%

Presiden Tidak Akan Tandatangani UU MD3

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Presiden Jokowi tidak akan menandatangani revisi Undang-Undang No 17 tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal UU MD3 yang...
pistol, senjata api

Balik Melawan, Polrestro Jakbar Tembak Mati Perampok Bersenjata

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Petugas Polres Metro Jakarta Barat menembak mati perampok bersenjata api, Hendri, lantaran berusaha melawan anggota usai dilakukan penangkapan. "Petugas mengambil tindakan tegas dan...
luhut binsar panjaitan

Luhut: Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tetap Berlanjut

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan memastikan proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung tetap berjalan meski meleset dari target awal beroperasi. Luhut menggelar...

KPU Bali Targetkan Partisipasi Pemilih Lebihi Nasional

DENPASAR, SERUJI.CO.ID - Komisi Pemilihan Umum Provinsi Bali menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada 2018 di daerah itu melebihi target nasional yang ditetapkan sebesar 75,5 persen. "Kami...

Bamsoet: UU MD3 Tidak Bungkam Kebebasan Pers

JAKARTA, SERUJI.CO.ID - Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengatakan disetujuinya pengesahan Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD, dan DPRD, atau dikenal dengan UU MD3 hasil perubahan...
loading...
Marah

Marah

Marah. Sebuah kata yang sederhana tapi punya implikasi yang besar.  Akibat marah, hubungan silaturrahim badunsanak bisa putus, dengan tetangga tidak berteguran, pejabat bisa kena...

SUARA WARGA MUHAMMADIYAH BISA JADI PENENTU PEMENANG PILGUB JATIM 2018

Suara Warga Muhammadiyah, Bisa Jadi Penentu Pemenang Pilgub Jatim 2018 By: Syaifulloh Penikmat Pendidikan Kedua calon Gubernur Jawa Timur kedua-duanya memiliki back ground dari Ormas terbesar di...
KH. Luthfi Bashori

Nikah Mut’ah Pernah Dihalalkan, Lantas Dilarang Untuk Seterusnya

Sy. Abdulah RA mengisahkan, ia dan para shahabat pergi berperang besama Rasulullah SAW tanpa disertai wanita (istri mereka). Lalu para shahabat bertanya kepada Rasulullah...