close

Pedagang Daging Sapi Situbondo Merugi Karena Peraturan Baru

SITUBONDO, SERUJI.CO.ID – Sejumlah pedagang daging sapi di Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mulai resah karena mengalami kerugian sejak adanya Peraturan Pegendalian Pemotongan Hewan dari pemerintah pusat.

“Sejak penerapan peraturan baru, para ‘jagal sapi’ (pedagang daging sapi) di sini banyak yang bangkrut, bahkan hampir setiap hari rata-rata pedagang daging sapi merugi jutaan rupiah,” kata H Faisol, salah seorang pedagang daging sapi di acara Sosialisasi Peraturan Pengendalian Pemotongan Hewan di Aula Dinas Peternakan Pemkab Situbondo, Jumat (26/1) sore.

Peraturan ketat terkait pemotongan sapi di Rumah Pemotongan Hewan (RPH), lanjut dia, saat ini semakin ketat. Jika pedagang daging sapi akan memotong hewan dan setelah diperiksa dokter hewan dinyatakan bunting langsung ditolak RPH.

Menurut dia, tidak semua sapi yang akan dipotong di RPH diizinkan, karena dokter hewan yang bertugas di RPH saat memeriksa dan ditemukan sapi masih produktif atau sapi belum lima kali beranak tidak diizinkan dipotong.


Akibatnya, kata Faisol, sapi dari pedagang daging sapi terpaksa harus membawa sapi tersebut ke pasar hewan dan dijual kembali karena ditolak ditpotng oleh petugas RPH itulah, “jagal sapi” di Kota Santri itu banyak “yang gulung tikar”.

“Oleh karena itu, kami meminta pemerintah melalui Dinas Peternakan untuk memberikan kelonggaran dan ada kemudahan terhadap pedagang daging sapi. Banyak teman kami yang setiap hari rugi, bahkan dalam satu minggu ada yang rugi hingga Rp10 juta,” paparnya.

Masalah lain, kata dia, sulitnya membeli sapi untuk dipotong dan sapi jantan lebih sedikit dan bahkan lebih banyak yang sapi betina, bila dibandingkan sapi jantan dan sapi betina perbandingannya satu dengan lima.

Sementara pedagang daging sapi lainnya, Wawan mengaku setiap hari mengalami kerugian karena sapi yang akan dipotong ke RPH setempat kerap ditolak setelah diperiksa oleh dokter hewan yang bertugas.

“Kami beli sapi di pasar hewan tidak mengetahui apakah bunting atau tidak, seharusnya di pasar hewan disiapkan dokter hewan untuk memeriksa sapi-sapi yang akan dijual dipilah antara yang bunting atau tidak,” katanya.

Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Situbondo, Aries Marhaento mengatakan bahwa pemerintah sudah membatasi hewan-hewan yang harus dipotong.

“Oleh karena itu, katanya, jika ada permintaan kelonggaran peraturan baru pihaknya tidak bisa memenuhinya, dan sepanjang tidak bertentangan dengan aturan, tentu kita penuhi,” katanya.

Aries menambahkan, sebenarnya pemerintah sudah memberikan kemudahan aturan, seperti tidak membatasi tempat pemeriksaan hewan yang akan dipotong.

“Kami tidak mengharuskan sapi diperiksa di RPH dan kebebasan pemeriksaan hewan sapi di luar RPH, dan setelah diperiksa baru dibawa ke RPH,” tuturnya. (Ant/SU05)

Loading...

Kolom dr. Irsyal, Sp PD

Waspada Prediabetes, Inilah Faktor Risikonya

Nah, sesuai dengan namanya, prediabetes, penyandangnya belum bisa masuk kategori diabetes, tapi kadar gula darahnya sudah tinggi.

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Baca Juga

Benang Kusut Reformasi Agraria

Bila penyelesaian konflik pertanahan dilakukan hanya mendasar kepada tujuan peningkatan elektabilitas, maka hal itu bukanlah penyelesaian yang konfrehensif sesuai amanat Reformasi Agraria yang dicita-citakan.

Mengenal Lebih Dekat Komisi Anti Korupsi Hongkong

Hubungan persahabatan antara KPK dan ICAC telah terjalin dengan baik selama dua tahun terakhir. Kerjasama kedua lembaga anti rasuah tersebut sebagian besar menyangkut peningkatan kapasitas KPK, terutama dibidang akuntansi forensik, pemulihan aset, dan tehnik investigasi.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

Kampanye di Dumai Dipenuhi Lautan Massa Pendukung, Jokowi Optimis Menang di Riau

"Insya Allah di Provinsi Riau semakin baik, semakin baik," kata Jokowi di kedai kopi Arabica, Dumai, Selasa (26/3) malam.

VIRAL: Video Lautan Manusia Hadiri Kampanye Prabowo di Mataram

Terlihat lautan manusia tidak hanya memenuhi Lapangan di Ibu Kota NTB tersebut, juga memadati jalan-jalan yang mengarah ke lokasi kampanye.

Jokowi Berikan Tiga “Hadiah” Untuk Warga Dumai Saat Kampanye Terbuka

Jokowi memberikan tiga macam 'hadiah' kepada warga Dumai saat melakukan kampanye terbuka di Lapangan Taman Bukit Gelanggang, Dumai, Riau, Selasa (26/3).

Optimis Target 62 Persen Suara Tercapai, JK Ingatkan TKN Tak Lakukan Kesalahan

Menurut pria yang juga Wakil Presiden ini, perlu upaya besar dari TKN untuk mencapai target jumlah suara pemilih dalam Pemilu 2019 tersebut.

Terbukti Tidak Cuti Saat Ikut Kampanye Jokowi, Menteri Desa Disanksi Bawaslu

Karena terlapor tidak memiliki izin cuti dan mengikuti kegiatan deklarasi Jokowi-KH Ma'ruf,

Didampingi Gubernur Riau, Jokowi Ngopi Usai Kampanye Akhbar di Dumai

Jokowi didampingi ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-KH Ma'ruf Amin, Erick Thohir, Wakil Ketua TKN Moeldoko, Gubernur Riau Syamsuar dan dari tim TKD Riau.

TERPOPULER

Mars Ya Lal Wathon Berkumandang di Istiqhotsah Kubro NU

Indonesia Biladi, Anta ‘Unwanul Fakhoma, Kullu May Ya’tika Yauma, Thomihay Yalqo Himama

Tiba di Dumai, Jokowi Jalan Kaki Bersama Ribuan Peserta Karnaval ke Lokasi Kampanye Akbar

Sekitar 2.000 peserta karval menyambut Jokowi, dengan mengenakan berbagai busana adat nusantara dan memainkan berbagai alat kesenian, seperti Marching Band, Barongsai, Reog, Talempong dan Tambua, serta lainnya.

Begini Alasan Dumai Dipilih Jadi Lokasi Kampanye Akbar Jokowi di Riau

Ditargetkan Jokowi menang 60 persen di Riau, kata TKD Jokowi-Ma'ruf Amin.

Tidak Lagi Hukum Penjara, Brunei Akan Terapkan Hukum Rajam Sampai Mati Bagi LGBT

hukuman yang mulai berlaku pada tanggal 3 April mendatang, menyusul berlakunya Undang Undang baru tersebut, berupa hukuman cambuk atau rajam (dilempari batu) sampai mati untuk pelaku LGBT.