Menjaga Budaya Melalui Pasar Tradisional

Oleh: Wuryanti Puspitasari

0
449
  • 32
    Shares
Pasar tradisonal
Pasar tradisonal (ilustrasi)

SERUJI.CO.ID – Bagi sebagian orang, besar kemungkinan membeli kebutuhan sehari-hari di pusat belanja modern terasa lebih menyenangkan.

Suasana yang bersih, nyaman, dan bernuansa kekinian, membuat sebagian masyarakat betah berlama-lama, membeli ini-itu di pusat belanja modern.

Namun, di balik gemerlap kemegahan pusat belanja modern, ada pasar tradisional yang harus dijaga keberlangsungannya.

Hal itu mengingat pasar tradisional penuh dengan nilai-nilai lokal. Pasar tradisional merupakan salah satu simbol budaya di Tanah Air.

Sejumlah upaya perlu dilakukan, agar eksistensi pasar tradisional tidak hilang tergerus zaman. Agar budaya tawar menawar yang menjadi warna relasi sosial kemasyarakatan di negeri ini, tidak terlupakan.

Salah satu upaya, adalah melakukan revitalisasi pasar. Dan upaya tersebut, memerlukan peran dari pemerintah daerah.

Misalnya, di Kabupaten Purbalingga. Bupati Purbalingga Tasdi mengatakan pemerintah kabupaten akan merevitalisasi sejumlah pasar tradisional yang ada di wilayah tersebut.

Menurut ia, pembangunan pasar tradisional bertujuan agar eksistensi pusat perbelanjaan warisan nenek moyang bangsa tersebut tidak kalah bersaing dengan pasar modern.

Bupati Purbalingga berharap, setiap tahunnya, pihaknya dapat melakukan revitalisasi pasar tradisional.

Sementara itu, dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto Kiky Srirejeki mengatakan revitalisasi pasar merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional.

Upaya tersebut meliputi perbaikan fisik pasar dan perbaikan pengelolaan atau manajemen pasar.

Loading...
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama