Mendag: Banyak Perusahaan Belum Bergabung di Kadin

0
50
Kawasan Industri Karawang
Kawasan Industri Karawang. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita menyampaikan masih banyak dunia usaha yang belum bergabung ke Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia guna memudahkan sosialisasi terkait dengan kebijakan pemerintah.

Usai menyaksikan penandatanganan nota kesepahaman tentang Integrasi Data Perusahaan di Bidang Perdagangan secara Online di Kantor Kementerian Perdagangan, Jakarta, Kamis (7/12), Menteri Enggar, memaparkan Kadin merupakan satu-satunya organisasi yang dilindungi landasan hukum.

Landasan hukum itu melalui Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 dan Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 17 Tahun 2010. Dalam Kepres 17/2010, perusahaan atau dunia usaha pun diwajibkan mendaftarkan keanggotaannya di Kadin.

“Sampai sekarang belum semua dunia usaha tergabung dalam Kadin. Lebih banyak yang tidak terdaftar daripada yang terdaftar,” kata Enggar.

Ia menjelaskan jika seluruh pengusaha dan perusahaan bergabung di Kadin, pemerintah dalam hal ini Kementerian Perdagangan akan lebih mudah berkomunikasi, baik dalam menerbitkan aturan maupun mensosialisasikan terkait dengan kegitaan perdagangan kepada dunia usaha.

Menurut Enggar, selama ini ada beberapa perusahaan yang tidak mengetahui kebijakan perdagangan yang berlaku karena tidak terdaftar dalam keanggotaan asosiasi tertentu.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani menyebutkan masih banyak dunia usaha yang tidak terdaftar dalam keanggotaan Kadin.

Ia juga mengaku tidak mengetahui jumlahnya secara pasti.

Kadin mencatat saat ini sudah ada sekitar 324 ribu perusahaan dan lebih dari 200 asosiasi yang terdaftar menjadi anggota.

Rosan menjelaskan keuntungan perusahaan maupun asosiasi yang terdaftar di Kadin adalah bisa menyuarakan kepentingan atau kebijakan yang menghambat kegiatan berusaha.

“Banyak juga kebijakan-kebijakan pemerintah yang berhubungan dengan dunia usaha, mengajak Kadin bicara dulu. Bukan hanya perdagangan, tapi juga perindustrian, kemaritiman, semua itu peran Kadin membawa suara dari dunia usaha kepada pemerintah,” kata dia.

BERITA PILIHAN

TERBARU