Kemendag Siapkan Misi Dagang ke Selandia Baru

0
48
(ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan program Misi Dagang ke Selandia Baru pada 16-19 Maret 2018, yang akan melibatkan pelaku usaha asal dalam negeri dalam upaya mempromosikan produk-produk Indonesia.

Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan Made Marthini mengatakan bahwa Presiden Jokowi selalu menekankan bahwa salah satu sumber pertumbuhan ekonomi adalah kinerja ekspor. Indonesia masih belum memanfaatkan potensi Selandia Baru dengan maksimal.

“Walaupun penduduk Selandia Baru tidak besar, namun jika dikaji lebih dalam, Indonesia belum memanfaatkan potensi pasar dan sumber investasi Selandia Baru secara maksimal,” kata Made, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (7/3).

Made menambahkan, misi dagang kali ini akan menjembatani penetrasi ekspor atau investasi yang lebih luas ke Selandia Baru.

Pada tahun 2017, Selandia Baru merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar ke-34 dan negara asal impor ke-26 bagi Indonesia. Total perdagangan tahun 2017 sebesar 1,2 miliar dolar AS dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 437,8 juta dolar AS.

Sedangkan, impor Indonesia dari Selandia Baru sebesar 751,2 juta dolar AS. Defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap Selandia Baru sebesar 313,4 juta dolar AS.

Tren total perdagangan kedua negara rata-rata menurun 3,82 persen selama periode 2013-2017. Kedua negara berupaya agar tren tersebut dapat dikoreksi melalui berbagai upaya promosi dagang dan penyelesaian isu dagang.

Komoditas ekspor nonmigas utama Indonesia ke Selandia Baru pada 2017 antara lain adalah batu bara dan briket, tisu toilet atau wajah, handuk, dan celemek.

Sementara itu, komoditas impor nonmigas utama Indonesia dari Selandia Baru antara lain adalah susu dan krim, keju dan bahan baku keju (curd). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

BERITA PILIHAN

TERBARU