Kemendag Siapkan Misi Dagang ke Selandia Baru

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kementerian Perdagangan (Kemendag) tengah menyiapkan program Misi Dagang ke Selandia Baru pada 16-19 Maret 2018, yang akan melibatkan pelaku usaha asal dalam negeri dalam upaya mempromosikan produk-produk Indonesia.

Direktur Perundingan Bilateral Kementerian Perdagangan Made Marthini mengatakan bahwa Presiden Jokowi selalu menekankan bahwa salah satu sumber pertumbuhan ekonomi adalah kinerja ekspor. Indonesia masih belum memanfaatkan potensi Selandia Baru dengan maksimal.

“Walaupun penduduk Selandia Baru tidak besar, namun jika dikaji lebih dalam, Indonesia belum memanfaatkan potensi pasar dan sumber investasi Selandia Baru secara maksimal,” kata Made, dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Rabu (7/3).

Made menambahkan, misi dagang kali ini akan menjembatani penetrasi ekspor atau investasi yang lebih luas ke Selandia Baru.

Pada tahun 2017, Selandia Baru merupakan negara tujuan ekspor nonmigas terbesar ke-34 dan negara asal impor ke-26 bagi Indonesia. Total perdagangan tahun 2017 sebesar 1,2 miliar dolar AS dengan nilai ekspor Indonesia sebesar 437,8 juta dolar AS.

Sedangkan, impor Indonesia dari Selandia Baru sebesar 751,2 juta dolar AS. Defisit neraca perdagangan Indonesia terhadap Selandia Baru sebesar 313,4 juta dolar AS.

Tren total perdagangan kedua negara rata-rata menurun 3,82 persen selama periode 2013-2017. Kedua negara berupaya agar tren tersebut dapat dikoreksi melalui berbagai upaya promosi dagang dan penyelesaian isu dagang.

Komoditas ekspor nonmigas utama Indonesia ke Selandia Baru pada 2017 antara lain adalah batu bara dan briket, tisu toilet atau wajah, handuk, dan celemek.

Sementara itu, komoditas impor nonmigas utama Indonesia dari Selandia Baru antara lain adalah susu dan krim, keju dan bahan baku keju (curd). (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Meminta Maaf Kepada Generasi Yang Hilang

Tanggal 13 Febuari 2008 berlangsung peristiwa penting, di Australia. Melalui pidato Perdana Menteri Kevin Michael Rudd, di hadapan sidang Parlemen, pemerintah Australia secara secara resmi meminta maaf.

Belajar, Bukan Bersekolah

Akhir pandemi belum juga jelas, satu hal sekarang makin jelas: Gedung-gedung megah persekolahan itu makin tidak relevan jika dipaksakan untuk kembali menampung kegiatan bersekolah lagi. Sekolah harus direposisi. Juga guru.

Bertema “Inovasi Beyond Pandemi”, AMSI Gelar Indonesian Digital Conference 2020

Ketua Umum AMSI, Wenseslaus Manggut mengatakan IDC yang digelar AMSI bertujuan untuk melihat sejauh mana berbagai sektor melakukan inovasi di tengah pandemi Covid-19 dan seperti apa ke depan.

Cek Fakta: Debat Pilkada Tangsel, Seluruh Paslon Minim Paparkan Data

Debat pemilihan umum kepala daerah (pilkada) Tangerang Selatan (Tangsel) membeberkan program kerja yang dimiliki para peserta. Sayangnya, dalam debat tersebut masing-masing pasangan calon (paslon) lebih banyak bicara dalam tatanan konsep.

PasarLukisan.com Gelar Pameran Lukisan Virtual Karya Pelukis dari Berbagai Daerah

"Ini adalah solusi yang diharapkan akan memecahkan kebekuan kegiatan kesenian, khususnya pameran seni rupa, akibat pandemi yang belum kunjung berakhir," kata M. Anis,

Paman Donald dan Eyang Joe

Banyak yang usil menyamakan pilpres Amerika dengan Indonesia, termasuk kemungkinan Biden akan mengajak Trump bertemu di MRT dan menawarinya menjadi menteri pertahanan.

Berikut Berbagai Larangan Bagi Penasihat Investasi Yang Diatur dalam Keputusan BPPM

Penasihat Investasi dalam menjalankan kegiatannya harus bersikap hati–hati, dikarenakan terdapat larangan yang harus diperhatikan oleh Penasihat Investasi agar terhindar dari sanksi.

TERPOPULER

Bantah Keterangan Polisi, BPK Tegaskan Belum Pernah Audit Dana Kemah Pemuda Islam

Ternyata BPK menyatakan belum ada permintaan audit terkait kegiatan Apel dan Kemah Pemuda Islam 2017. Bahkan, BPK pun belum pernah melakukan ekspose terkait dugaan penyimpangan dana atas kegiatan tersebut yang menjerat Ketum PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simanjuntak.

dr. Antina Nevi Hidayati, SpKJ