Kebijakan Impor Gula Mentah Ancam Produksi Petani Tebu

0
88
Stok gula dalam gudang (ilustrasi)

JAKARTA, SERUJI.CO.ID – Kebijakan impor gula mentah seharusnya dapat dikurangi atau bahkan bila sanggup diberhentikan karena selama ini dinilai mengancam produksi yang telah dihasilkan oleh petani tebu nusantara.

“Kami di Komisi VI sedang berjuang bagaimana impor gula dikurangi, jika perlu disetop,” kata Anggota Komisi VI DPR Khilmi dalam rilis, Rabu (11/10).

Menurut politisi Partai Gerindra itu adanya impor gula mentah berpotensi mengancam hasil produksi petani tebu dalam negeri.

Loading...

Ia mengingatkan di saat yang bersamaan masih ada indikasi keberadaan gula rafinasi yang marak beredar di pasaran yang mengesampingkan gula kristal putih lokal karena harganya lebih murah.

Untuk itu, ujar dia, seharusnya Kementerian Perdagangan juga bisa menghitung berapa kebutuhan riil masyarakat akan komoditas gula karena ironis di satu sisi gula produksi dalam negeri tidak bisa diserap, namun gula rafinasi membanjiri pasar.

Khilmi juga menegaskan agar pemerintah segera merevitalisasi beragam pabrik gula milik BUMN agar semua hasil produksi gula domestik terpakai.

Dengan demikian, lanjutnya, produksi gula juga diharapkan ke depannya membuka industri turunan baru dan dapat mencapai swasembada gula.

Dia mengemukakan harus ada keberanian untuk menghentikan impor dalam rangka melindungi petani di berbagai daerah.

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama