Ikappi: Pemerintah Harus Lindungi Pasar Tradisional

0
28
Pasar tradisonal
Pasar tradisonal (ilustrasi)

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Cabang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap pemerintah melindungi pasar tradisional dari retail modern melalui regulasi yang jelas.

“Melihat menjamurnya retail modern saat ini pemerintah harus membuat regulasi agar tidak merugikan pedagang tradisional. Keberadaan retail modern harus sesuai zonasi yang mengatur, tidak ada di tengah kota atau perkampungan, namun harus berada di pinggiran kota,” ujar Ketua Ikappi Babel, Hangga Oktafandy di Pangkalpinang, Kamis (26/10).

Menurut dia, kehadiran retail modern akan memberikan dampak buruk bagi daerah karena akan melemahkan perekonomian masyarakat.

“Keuntungan retail pasti dibawa keluar daerah, berbeda halnya dengan pedagang tradisional. Wajar saja kalau retail modern diistilahkan sebagai penghisap darah. Perekonomian akan menurun kalau retail modern ini menjamur,” katanya.

Hangga menilai retail modern menjadi ancaman besar bagi pasar tradisional.

“Perputaran uang tidak akan ada di daerah karena uang akan dibawa keluar. Kita minta pemerintah daerah mengevaluasi kehadirannya di Babel ini,” ujarnya.

Selain menetapkan zonasi, menurut dia, pemerintah juga harus meminimalisasi jenis mata dagangan.

“Jarak antara ritel modern dengan pasar tradisional harusnya benar-benar sesuai dengan aturan minimal lima kilometer dan jenis mata dagang juga harus diatur. Sekarang retail modern juga sudah menjual sayur, sembako, bahkan pulsa dan tiket pesawat. Ditambah lagi jam operasional mereka 24 jam, sementara pedagang tradisional maksimal hanya selama jam,” ujarnya.

Hangga menyatakan Ikappi siap berhadapan dengan retail modern tapi masih butuh waktu dan berbenah.

“Pasar tradisional punya segmen sendiri untuk bertahan, namun jangan sampai dikacaukan dengan menjamurnya retail modern yang kuat bersaing secara finansial,” katanya.

Ia sangat mengharapkan ada regulasi untuk perlindungan pasar tradisional secara detail.

“Pemerintah harus sadar bahwa tingkat keresahan ini sudah kian memuncak. Karenanya penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan sistem pengawasan atas berdirinya ritel modern,” katanya. (Ant/SU02)

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Munas ke-10 KAHMI

Kamrussamad Raih Suara Terbanyak Pada Pemilihan Presidium KAHMI

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Ketua Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (BPP HIPKA) Kamrussamad meraih suara terbanyak pada Pemilihan Presidium Majelis Nasional...
Gebyar Anak Bangsa

Satlantas Polresta Yogyakarta Sosialisasi Keselamatan Anak di Jalan

YOGYAKARTA, SERUJI.CO.ID - Untuk menggugah kesadaran pengguna jalan, Jajaran Satlantas Polresta Yogyakarta terus melakukan sosialisasi keselamatan dalam berlalu lintas. Selain himbauan kepada para pengguna jalan, sosialisasi...
Muhammad Fawaid

Gandeng PKS, Gerindra Siapkan Pasangan EMAS di Pilgub Jatim

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Partai Gerindra memunculkan nama baru di Pilgub Jatim 2018 mendatang. Nama yang digadang-gadang akan diusung Gerindra bersama partai Koalisinya yaitu Partai...
Kunjungan BPJS

Dirut BPJS Kesehatan Tinjau Pelayanan RS di Medan

MEDAN, SERUJI.CO.ID - Direktur Utama Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Fachmi Idris meninjau RS Bunda Thamrin, Medan yang merupakan salah satu rumah sakit...
Kelompok Kriminal Bersenjata

Polisi Ungkap Aksi Kejahatan Kelompok Separatis di Tembagapura

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Polisi di Provinsi Papua mengungkap aksi kekerasan dan kejahatan yang dilakukan kelompok separatis dari Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPN...
Khofifah Indar Parawansa

Spanduk Golkar Dukung Khofifah Bertebaran di Surabaya

SURABAYA, SERUJI.CO.ID - Spanduk berlambang Golkar mendukung bakal Calon Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sudah mulai bertebaran di sejumlah titik di Kota Surabaya. Spanduk...