Ikappi: Pemerintah Harus Lindungi Pasar Tradisional

0
38
Pasar tradisonal
Pasar tradisonal (ilustrasi)

PANGKALPINANG, SERUJI.CO.ID – Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) Cabang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berharap pemerintah melindungi pasar tradisional dari retail modern melalui regulasi yang jelas.

“Melihat menjamurnya retail modern saat ini pemerintah harus membuat regulasi agar tidak merugikan pedagang tradisional. Keberadaan retail modern harus sesuai zonasi yang mengatur, tidak ada di tengah kota atau perkampungan, namun harus berada di pinggiran kota,” ujar Ketua Ikappi Babel, Hangga Oktafandy di Pangkalpinang, Kamis (26/10).

Menurut dia, kehadiran retail modern akan memberikan dampak buruk bagi daerah karena akan melemahkan perekonomian masyarakat.

“Keuntungan retail pasti dibawa keluar daerah, berbeda halnya dengan pedagang tradisional. Wajar saja kalau retail modern diistilahkan sebagai penghisap darah. Perekonomian akan menurun kalau retail modern ini menjamur,” katanya.

Hangga menilai retail modern menjadi ancaman besar bagi pasar tradisional.

“Perputaran uang tidak akan ada di daerah karena uang akan dibawa keluar. Kita minta pemerintah daerah mengevaluasi kehadirannya di Babel ini,” ujarnya.

Selain menetapkan zonasi, menurut dia, pemerintah juga harus meminimalisasi jenis mata dagangan.

“Jarak antara ritel modern dengan pasar tradisional harusnya benar-benar sesuai dengan aturan minimal lima kilometer dan jenis mata dagang juga harus diatur. Sekarang retail modern juga sudah menjual sayur, sembako, bahkan pulsa dan tiket pesawat. Ditambah lagi jam operasional mereka 24 jam, sementara pedagang tradisional maksimal hanya selama jam,” ujarnya.

Hangga menyatakan Ikappi siap berhadapan dengan retail modern tapi masih butuh waktu dan berbenah.

“Pasar tradisional punya segmen sendiri untuk bertahan, namun jangan sampai dikacaukan dengan menjamurnya retail modern yang kuat bersaing secara finansial,” katanya.

Ia sangat mengharapkan ada regulasi untuk perlindungan pasar tradisional secara detail.

“Pemerintah harus sadar bahwa tingkat keresahan ini sudah kian memuncak. Karenanya penting bagi pemerintah untuk mempertimbangkan sistem pengawasan atas berdirinya ritel modern,” katanya. (Ant/SU02)

loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

HIV positif

Belasan Ibu Hamil di Kaltara Positif HIV

NUNUKAN, SERUJI.CO.ID - Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Utara menemukan belasan ibu hamil positif mengidap penyakit HIV/AIDS pada 2017. "Ada 12 ibu hamil di Kaltara ini positif...

Kapolda Papua Serahkan Bantuan Kemanusiaan Untuk Asmat

ASMAT, SERUJI.CO.ID - Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafli menyerahkan bantuan kemanusiaan untuk anak-anak dan sanak keluarganya yang menderita penyakit campak dan gizi buruk di...

TNI Kerahkan Dua Helikopter Kirim Obat ke Asmat

TIMIKA, SERUJI.CO.ID - Markas Besar TNI mengerahkan dua unit helikopter untuk mengirim obat-obatan guna membantu menangani wabah penyakit campak dan gizi buruk di Kabupaten Asmat,...

Jiwa Gotong Royong yang Masih Tumbuh Subur

Tempo hari saya tercengang dengan megahnya sebuah masjid di desa Raji,  Demak, Jawa Tengah. Rupanya masjid yang belum selesai di bangun itu sudah menelan...

kebebasan berpikir

Kebebasan dalam Berpikir Hakikat bebas adalah merdeka dari segala hal yang mengikat. Berbicara tentang bebas, kita dapat belajar dari pengalaman komika kenamaan yaitu Ge Pamungkas...
_99517609_gepamungkas_joshuasuherman

Indonesia Darurat Keadilan

Indonesia Darurat Keadilan Salah satu penyebab gagalnya beberapa negara di Afrika di antaranya dalam masalah ketimpangan keadilan, sebut saja di Ethiopia, Zimbabwe dan negara-negara yang...