Harga Minyak Amerika Melemah Setelah Naik Drastis

NEW YORK, SERUJI.CO.ID – Harga minyak AS melemah pada akhir perdagangan Selasa (22/5) waktu setempat (Rabu pagi WIB), setelah mencapai tingkat tertinggi dalam lebih dari tiga tahun di sesi sebelumnya.

Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni, turun 0,11 dolar AS menjadi menetap di 72,13 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.

Sementara itu, patokan internasional, minyak mentah Brent untuk pengiriman Juli, naik 0,35 dolar AS menjadi ditutup pada 79,57 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.

Baca juga: Harga Minyak Dunia Naik Dipicu Ketegangan Geopolitik

Minyak mentah berjangka WTI sedikit menurun di akhir perdagangan setelah mencapai 72,83 dolar AS per barel, tertinggi sejak November 2014, karena kekhawatiran geopolitik terus mendukung pasar.

Kekhawatiran geopolitik bahwa sanksi AS terhadap Iran dapat mengurangi pasokan minyak mentah negara itu, telah menyebabkan harga minyak melonjak dalam beberapa pekan terakhir.

Presiden AS Donald Trump pekan lalu mengumumkan bahwa Amerika Serikat akan menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran, perjanjian internasional penting yang ditandatangani pada 2015.

Pasar minyak mempertahankan dukungan dari kekhawatiran atas sanksi AS terhadap Iran, karena para pedagang bertaruh tindakan tersebut akan mengurangi pasokan minyak mentah global.

Beberapa analis mengatakan sanksi tersebut bisa menghapus satu juta barel per hari minyak mentah Iran dari pasar, sementara yang lain mengatakan dampaknya akan terbatas menjadi kurang dari 500.000 barel per hari.

Pasar sekarang juga mempertimbangkan kemungkinan sanksi AS tambahan terhadap Venezuela, setelah pemilihan presiden negara itu.

Presiden Venezuela Nicolas Maduro pada Ahad (20/5) mengamankan masa jabatan enam tahun keduanya dalam pemilihan presiden. Amerika Serikat secara aktif mempertimbangkan sanksi minyak terhadap negara tersebut, di mana produksinya telah turun sepertiga dalam dua tahun ke yang terendah dalam beberapa dekade. (Ant/SU02)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Inilah 4 Keuntungan Membeli Apartemen Tipe Studio

Tinggal di apartemen saat ini sudah menjadi gaya hidup. Lokasi yang strategis dan ditunjang dengan berbagai fasilitas kemudahan menyebabkan banyak masyarakat urban, khususnya para eksekutif muda tertarik untuk tinggal di hunian vertikal.

Aksi Solidaritas Jurnalis-Aktivis di Pengadilan Tinggi Kalsel: Diananta Tidak Sendiri

Para aktivis dan jurnalis terus menggelar aksi solidaritas untuk mantan Pemred Banjarhits, Diananta Putera Sumedi yang disidang sebab menulis berita konflik lahan masyarakat adat versus perusahaan.

Masuki Masa Transisi New Normal, AMSI Jatim Keluarkan 7 Poin Imbauan

Mencermati perkembangan penyebaran Covid-19 di masa transisi New Normal yang semakin meningkat, AMSI Jawa Timur, mengeluarkan 7 poin imbauan.

CFD Kembali Ditiadakan, Fahira: Review dan Evaluasi Kunci Jakarta Kendalikan Covid-19

Senator DKI Jakarta Fahira Idris mengapresiasi keputusan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta yang kembali meniadakan sementara kegiatan car free day (CFD).

Inilah 5 Kota Yang Jadi Incaran Calon Pembeli Rumah Saat Pandemi Covid-19

Pandemi corona telah mengubah wajah bisnis tanah air, termasuk sektor properti. Jika dulu orang membeli rumah harus datang ke lokasi proyek, sekarang tidak lagi.

Senator DKI: Pasar Harus Jadi Area Paling Aman dari Penyebaran Corona

Pencegahan penyebaran corona di pasar termasuk pasar tradisional menjadi salah satu langkah strategis dan efektif untuk menahan laju dan menghentikan penularan dan penyebaran Covid-19 di Indonesia

TERPOPULER