Dolar AS Diperdagangkan Bervariasi Menyusul Rilis Data Ekonomi dan Risalah the Fed

NEW YORK – Kurs dolar AS diperdagangkan bervariasi terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis waktu setempat atau Jumat (18/8) pagi WIB, karena para investor mencerna data ekonomi dan risalah pertemuan terakhir Federal Reserve atau dikenal dengan risalah the Fed.

Dalam pekan yang berakhir 12 Agustus, angka pendahuluan untuk klaim awal pengangguran disesuaikan secara musiman mencapai 232.000, turun 12.000 dari tingkat minggu sebelumnya yang tidak direvisi sebesar 244.000, Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan pada Kamis (17/8).

Federal Reserve AS (The Fed) melaporkan produksi industri naik 0,2 persen pada Juli, menyusul kenaikan 0,4 persen pada Juni.

Risalah dari pertemuan Fed pada Juli yang dirilis pada Rabu (16/8) menunjukkan perdebatan tentang kapan bank sentral harus menaikkan suku bunga acuannya.

“Beberapa peserta” yang menasihatkan untuk bersabar menyatakan “kekhawatiran tentang penurunan inflasi baru-baru ini” dan mengatakan The Fed “dapat bersabar dalam situasi saat ini.” Namun, lebih banyak anggota hawkish “khawatir dengan risiko yang timbul dari pasar tenaga kerja yang telah mencapai lapangan kerja penuh dan diproyeksikan akan semakin ketat.”

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1744 dolar AS dari 1,1775 dolar AS, dan pound Inggris turun menjadi 1,2879 dolar AS dari 1,2885 dolar AS. Dolar Australia turun menjadi 0,7907 dolar AS dari 0,7917 dolar AS.

Dolar AS dibeli 109,69 yen Jepang, lebih rendah dari 110,12 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9618 franc Swiss dari 0,9661 franc Swiss, dan turun tipis menjadi 1,2655 dolar Kanada dari 1,2673 dolar Kanada. (Ant/IwanS)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Soal Publikasi Reuni 212: Kebebasan Pers di Era Media Sosial

Reuni 212 jelas peristiwa besar, jika dilihat banyaknya massa yang berkumpul. Ia juga jelas peristiwa besar jika dilihat dari tertib dan disiplin massa itu. Namun jelas pula Reuni 212 bukan peristiwa netral.

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER

Saldo Rekening Anda Tiba-Tiba Berkurang/Bertambah? Begini Penjelasan Bank Mandiri

Sejak pagi tadi, Sabtu (20/7) beberapa nasabah Bank Mandiri Tbk (BMRI) mengeluhkan saldo di rekeningnya tiba-tiba berubah. Ada yang saldonya berkurang bahkan jadi nol, ada juga yang tiba-tiba bertambah.

Tentang Korupsi Sektor Publik

Sebenarnya fenomena korupsi sektor publik terjadi di hampir semua Negara. Bukan hanya di Indonesia yang masuk dalam kategori negara yang belum mapan secara ekonomi. Namun korupsi sektor publikpun terjadi di negara yang sangat mapan perekonomiannya seperti Saudi Arabia.