Dirjen Perdagangan Dalam Negeri: KPD Jatim Jadi Model dan Contoh Nasional

0
40

SURABAYA –  Keberadaan Kantor Perwakilan Dagang (KPD) Jawa Timur di beberapa provinsi di Indonesia, kini menjadi contoh nasional dalam upaya penguatan ekonomi dalam negeri. KPD saat ini hanya dimiliki Provinsi Jawa Timur, dan dinilai sangat menginspirasi aktivitas perdagangan di daerah sekaligus meningkatkan perdagangan dalam negeri.

Ini disampaikan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI, Tjahya Widayanti, usai pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, di ruang kerja, Kantor Gubernur Jatim, Selasa (14/2).

Tjahya Widayanti mengatakan, pihaknya meminta kesediaan Gubernur Jatim untuk menjadi pembicara dalam kegiatan Rapat Kerja Kementerian Perdagangan RI. Kegiatan dijadwalkan tanggal 20 Februari 2017 bertempat di Hotel Borobudur Jakarta. Fokus Jatim Perdagangan Pada saat penerimaan Dirjen Perdagangan Dalam Negeri, Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menjelaskan bahwq Jatim telah mendirikan 26 KPD . Menurutnya, salah satu perhatian dan fokus dari Pemprov Jatim adalah membangun sistem perdagangan, melalui perkuatan logistik dan konektivitas antar daerah melalui KPD.

“Konektivitas antar daerah akan meringankan biaya perdagangan. KPD Jatim berperan penting dalam memotong jalur distribusi yang terlalu panjang dari industri di tanah air,” ujar Pakde Karwo-sapaan akrabnya melalui Kepala Biro Humas Jatim, Benny Sampirwanto kepada SERUJI.

Dengan langkah tersebut masyarakat bisa mendapatkan barang dengan harga lebih murah karena biaya transportasi dan penyaluran lebih pendek. Dicontohkan, transaksi dagang dari Jatim ke daerah lain yang berisi muatan penuh pada saat berangkat harus dioptimalkan dengan mengisi muatan yang sama pada saat kembali.

“Untuk itu harus dihindari pengiriman barang hanya berisi sekitar 25-50 persen, sebab menyebabkan harga mahal,” tambahnya. KPD, lanjut Pakde Karwo, juga bertugas untuk meningkatkan kapasitas bongkar muat tersebut. Menyinggung perdagangan bebas, Pakde Karwo berkomitmen melakukan perkuatan perlindungan konsumen melalui standarisasi produk barang dan jasa di Jatim. Perlindungan konsumen dilakukan untuk menjaga keamanan dan ekonomi di Jatim.

Menurutnya, perlindungan konsumen terhadap barang dilakukan pada pasca proses pelayanan single window, melalui sistem IT yang disebut aplikasi dashboard pengendalian ekspor impor. Melalui aplikasi sistem dashboard tersebut, barang-barang yang masuk ke Jatim akan dilakukan proses pengecekan, baik toxin, jamur, mercuri, dan hal berbahaya lainnya.

EDITOR : Yus Arza

 

 

BAGIKAN
loading...

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

Terbaru

Donald Trump

Trump Berencana Buka ke Publik Dokumen Rahasia Pembunuhan John F Kennedy

WASHINGTON, SERUJI.CO.ID - Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengatakan, Sabtu (21/10) waktu setempat, ia berencana untuk mengizinkan agar dokumen pembunuhan Presiden John F. Kennedy pada...

Tiba di Arab Saudi, Wapres JK Langsung Tunaikan Ibadah Umrah

MEKKAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Muhammad Jusuf Kalla menunaikan ibadah Umrah di Tanah Suci Mekkah pada Sabtu (21/10) malam waktu setempat, setelah sebelumnya menghadiri KTT...

Kerjasama Dengan SERUJI, KPPN Pacitan Adakan Workshop Jurnalistik

PACITAN, SERUJI.CO.ID - Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Pacitan akan mengadakan pelatihan jurnalistik yang ditujukan untuk meningkatkan kemampuan menulis artikel dan press rilis bagi...
Wilda Mukhlis

Dana Desa Diawasi oleh Kapolsek, Ini Kata Ketua Apdesi Aceh

LANGSA, SERUJI.CO.ID – Terkait kewenangan pengawasan dana desa oleh Kapolsek di setiap daerah, Pengurus Daerah Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (APDESI) Provinsi Aceh mendukung...

Pickup Tata Super Ace HT Dipasarkan Pertama Kali di Makassar

MAKASSAR, SERUJI.CO.ID - Perusahaan pabrikan otomotif asal India, Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) resmi memasarkan kendaraan pickup Tata Super Ace HT pertama secara regional...

Indonesia dan Turki akan Bentuk Forum Strategis Tingkat Tinggi

MADINAH, SERUJI.CO.ID - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan sepakat untuk membentuk forum strategis tingkat tinggi (high level strategic council) antara Indonesia dengan Turki sebagai...