Rapat Anggota Tahunan KSU Karya Eka Warsa

PATI – Pada hari Ahad, 5 Maret 2017 bertempat di Gedung PGRI, Jl. Syech Jangkung, Kabupaten Pati, telah berlangsung Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Serba Usaha Karya Eka Warsa (KEW), tutup tahun buku 2016. RAT kali ini agak spesial, karena mulai tahun 2017 KSU KEW berubah menjadi KSP KEW dan berkonsentrasi pada penetrasi dan pengembangan hanya di lini Simpan Pinjam.

RAT dihadiri ratusan peserta terdiri dari perwakilan anggota yang datang dari berbagai Kabupaten yang telah berdiri Cabang KSU KEW dan selebihnya adalah pengurus, pengawas, manajer dan karyawan koperasi. Seperti biasanya, setiap tahun RAT KSP KEW selalu dihadiri Pejabat dari Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Dan Menegah Kabupaten Pati dan juga Dinas Koperasi Dan UMKM Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sambutanya Ketua KSP KEW, Suwarno, SPd, MM, Bersyukur kehadirat Allah SWT, juga berterimakasih atas segenap dukungan dan kerja keras semua pihak baik anggota, karyawan, pengawas dan segenap pengurus, karena sudah bersama-sama menjaga dan membangun KSP KEW. Karena Sudah 30 tahun lebih KSP KEW tetap eksis dan melayani masyarakat dan tersebar di setiap kabupaten di wilayah Provinsi Jawa Tengah.

KSP KEW berencana akan membuka setidaknya dua cabang baru di tahun 2017 ini. Karena dengan Koperasi perekonomian masyarakat diharapkan bisa lebih mandiri. Setidaknya tidak tergantung dengan program pemerintah apalagi sampai terjebak dalam hutang piutang dengan lembaga keuangan yang tak jelas, tutur salah satu manager KSP KEW pada SERUJI (5/6). (Abdul Kholik)

EDITOR: Iwan Y

4 KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silahkan isi komentar anda
Silahkan masukan nama

ARTIKEL TERBARU

Gus Ipul Mentransformasi Kota Pasuruan Menuju Smart City

Pemerintah cerdas adalah pemerintah yang mampu menggunakan teknologi untuk melayani masyarakat secara lebih cepat, lebih murah sekaligus lebih terukur. Dinamika perkembangan teknologi juga berpengaruh terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap pelayanan.

E-Sambat, Cara Gus Ipul Manfaatkan Teknologi Digital untuk Layani Warga Kota Pasuruan

Program Smart City atau Kota Cerdas membuat kerja pemerintah menjadi lebih efisien, termasuk dengan cepat dapat merespon berbagai keluhan masyarakat. Seperti yang dilakukan Pemerintah Kota Pasuruan dengan aplikasi e-Sambat.

Smart City di Surabaya Bukan Sekadar Urusan Aplikasi

Ada enam faktor pendukung terciptanya smart city di Kota Surabaya, Jawa Timur. Program ini bukan sekadar urusan aplikasi, namun juga untuk memberdayakan UMKM.

Terinspirasi Jack Ma, Khofifah Dorong UMKM Masuk ke Dunia Digital

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa sejak awal berupaya agar usaha mikro kecil menengah diberikan peluang melalui digitalisasi sistem. Ia terinspirasi Jack Ma, pemilik Alibaba Group, perusahaan e-commerce terbesar di Tiongkok.

Ketum AMSI: Kebutuhan Publik Zaman Now Bukan Hanya Hard News

Media massa digital atau dalam jaringan sudah harus mulai meninggalkan pola pikir konservatif dan konvensional. Masyarakat tak hanya butuh berita keras (hard news), tapi juga informasi keseharian.

Target Pemerintah: 6,1 Juta UMKM On Boarding Setiap Tahun

Usaha mikro kecil menengah di daerah membutuhkan teknologi digital untuk berkembang di era pandemi.

TERPOPULER